Story cover for Empty Life by MiraSweethu
Empty Life
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Oct 24, 2019
sekali aja, berada di posisiku... Menggantikanku cuman sehari... Biar kamu tau, seperti apa hidupku yang sebenarnya... 

Senyum, tawa, canda... 
Itu semua hanya cover untuk luka batinku yg sangat dalam... 
Jangan pikir orang yang selalu terlihat bahagia itu tidak punya masalah, justru dialah yg keadaannya paling terpuruk dripada kita semua... 

Di saat-saat seperti ini, kamu bukannya mendukungku malah menjauhiku? 
Salahku apa? Tolong katakan padaku. Apa yg membuatmu menjauhiku? Kalau aku ada salah, tolong buat aku berubah jangan membicarakanku di belakang... 

Tapi, teman macam apa kalian yg tidak mempercayai pernyataan temannya sendiri? 

Di saat aku membutuhkanmu, aku selalu ada... 
Tapi, kini giliran aku yg membutuhkanmu, kau tidak membalasnya dengan hal yang serupa... 

Beginilah hidupku, hidup yg hampir tanpa ada kasih sayang... 
Yang aku liat setiap hari hanyalah kegelapan yg menyelimuti... 
Dan beban yg semakin menumpuk di pundakku... 

Kepada siapa lagi aku harus meminta bantuan?
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Empty Life to your library and receive updates
or
#468poems
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Deary Depresiku [[ END ]] cover
Jejak cover
•Am I Him?• { Xodiac } cover
Epilog (XODIAC) cover
Zayyan's Different Life ✓ cover
Happiness [SELESAI] ✔ cover
Karena Aku Mencintaimu... cover
Devon [END]  cover
Perjuangan ||Zayyan Xodiac|| cover

Deary Depresiku [[ END ]]

15 parts Complete Mature

.aku tuliskan ini untukmu. .sebagai kenangan terindah yang sudah di kemas dalam sebuah cerita. .semua tentangmu adalah sumber inspirasiku. .semua tentang kita adalah cerita indah yang di penuhi duri, layaknya bunga mawar, indah namun menyakitkan. .kamu adalah inspirasi untuk orang orang sepertiku. .Tuhan, jika ada kehidupan selanjutnya, aku mohon satukan kami dalam buaian kasih-Mu. . . . . . . . . . .kamu adalah kamu. .tenanglah dalam damai wahai kamu yang sudah pergi. .