"Ternyata melupakanmu bukan soal waktu, tapi soal bagaimana aku berhenti membohongi diri sendiri." . . . Bagi Klarisa Anthea, masa SMP adalah bab kelam yang ingin ia hapus. Penolakan mentah-mentah dari Abimanyu Tara meninggalkan lubang yang butuh waktu tiga tahun untuk dijahit. Risa pikir dia sudah sembuh. Sampai sebuah event camp kelas XII menariknya kembali ke orbit cowok itu. Di antara dinginnya malam dan api unggun, Risa menyadari satu hal: mengganti nama Abim di kepalanya tidak lantas menghapus jejak cowok itu di hatinya. Ternyata, Abim masih sama. Dan Risa... masih tetap kalah oleh rasa yang sama. Akankah perjumpaan singkat ini menjadi awal kesembuhan yang sesungguhnya, atau justru luka baru yang jauh lebih dalam? since 15 desember 2018 end 20 juli 2019
Mais detalhes