Little Poem for You

Little Poem for You

  • WpView
    GELESEN 4,240
  • WpVote
    Stimmen 1,050
  • WpPart
    Teile 121
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Juli 15, 2020
Bukan seorang yang puitis, yang pandai merangkai kata menjadi prosa. Bukan juga seorang yang romantis, yang pandai merangkai aksara menjadi bulir cinta. Hanya seorang gadis bodoh yang pernah berjuang begitu keras atas nama cinta, lalu menuliskan setiap kesah cintanya disini. ★★★★★★★★★★★★★★★★★ Highest rank✨ 🏅 #5 - quoteoftheday (19-04-20) 🏅#6 - quoteoftheday (18-04-20)
Alle Rechte vorbehalten
#88
melankolis
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Rangkaian Aksara
  • {PERKATA} Selesai
  • Nasihat dalam Puisi
  • KIARA [End]
  • Infinity
  • Untuk Seseorang yang Belum Pernah Kutemui [Sudah Terbit] (New Cover)
  • BAPER {SELESAI}
  • Rustic Jam [END]
  • SajakSesak [Arief Aumar]
  • Mencintaimu Adalah Perang
  • [✅] WITH YOU
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Luka Lara Luna || END
  • Aksara Tak Bertuan
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Daily Quotes
  • Love & Pain & Motivation
  • Indonesian Poetry

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maap atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Bila suatu hari nanti kau diberi musibah dan masalah yang bertubi-tubi, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah kau buat hancur berkali-kali. Tanpa merasa berdosa dan tanpa ingat kata maap sama sekali. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien