Nada Angkasa

Nada Angkasa

  • WpView
    Reads 227
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2020
Nada sangat benci keramaian. Itu hanya akan mengingatkannya pada kejadian itu. Dia lebih memilih menutup dirinya dari dunia luar. Gara-gara hal itu, dia mendapatkan predikat "Cewek suram" dari teman-temannya. Bahkan, ada yang menjulukinya "Hantu dingin". Kala Angkasa, seorang mahasiswa semester akhir yang sedang mencoba hidup mandiri. Kala mirip dengan keset kaki, welcome ke semua orang. Keduanya memang sangat bertolak belakang. Yang satu terlalu tertutup, yang satu lagi sangat terbuka. Apa jadinya jika mereka berdua bertemu? Nada yang sangat tertutup dan pendiam membuat Kala tertarik untuk mencari penyebab Nada menjadi seperti itu. Lambat laun, Kala mengetahui bahwa Nada menyimpan luka yang sangat besar. Nada, yang awalnya ragu dan kesal dengan kehadiran Kala pun mulai luluh. Sedikit demi sedikit, Nada mulai membuka diri kepada Kala. Dan juga menjadikan Kala tempatnya pulang. Namun cerita keduanya mengalami berbagai kendala. Yang semakin membuat Nada takut kehilangan Kala. Keduanya dipertemukan karena takdir atau hanya karena kebetulan? Tentang tempat pulang, atau hanya tempat singgah semata?
All Rights Reserved
#57
ekstrovert
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANANTA [COMPLETED]
  • Kamulah Orangnya
  • FATE
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • BULAN [END]
  • Ruang Singgah
  • CLAUSTRUM || End✓
  • Savero Archandra || Haechan || END

[FOLLOW AUTHOR,SEBELUM MEMBACA SEBAGAI BENTUK SUPORT KALIAN UNTUK PENULIS DAN CERITA INI] (BELUM REVISI) "Aku sayang kamu tanpa alasan,mencintai kamu adalah keputusan,di cintai oleh mu adalah kebahagiaan.aku tau kamu selalu berusaha buat aku nan,walau banyak luka yang aku dapat,aku gak pernah menyesal,ananta."- Aquenna Adilan Sabil. "Maaf selalu buat lo sakit,quen. Gue emang cowok brengsek yang udah lancang masuk ke kehidupan lo. Tapi demi tuhan aku gak bisa hidup tanpa kamu,Aquenna."- Ananta. ≈≈≈≈≈≈♥≈≈≈≈≈≈≈ Mungkin memang pergi adalah jalan terbaik untuk melupakan,namun jika masih ada kesempatan yang datang,kenapa harus di lewatkan?. Hidup tak se munafik itu untuk mengingkari diri sendiri. Bila ada jalan lurus untuk kembali, kenapa harus memilih yang berkelok untuk lanjut?. Namun pada dasarnya cinta akan kembali menuju jalan takdirnya,dan pada hakikatnya pergi hanyalah jalan terakhir bila tak ada jalan lain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines