History

History

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 18, 2020
semua bermula dari kehidupan masa kecil yang sangat menyedihkan. Mungkin orang lain menilai dari luar itu hanya biasa saja, akan tetapi jika saja mereka tahu dari dalamnya, mungkin saja mereka memilih mengakhiri hidupnya. Hahhaha,, tapi jangan salah ,jika bukan karena masih memiliki akal sehat ,mungkin hal itu akan terjadi. Karena akal sehat itu menyadarkan, bahwa masih banyak anak lain jauh disana yang hidupnya lebih menderita dari semua ini. Meskipun penderitaannya itu jauh berbeda dari semua ini. Untuk kelanjutannya akan selalu berlangsung disini, hanya sabar yang dapat membuat bertahan dari ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Cradle Where the Dead Return to
  • Kehidupan Yang Saya Lihat (END)
  • Awal Menjadi Akhir
  • KHILAF - Curahan Hati Aisyah
  • yang tinggal cuma luka, yang pulih cuma rumah
  • NOMADIC
  • TAKDIR HIDUP
  • JIWA

Tidak ada satupun yang menyangka mayat hidup adalah wujud penghakiman mereka di kiamat ini. Apa yang mereka selama ini anggap sebagai makhluk fiktif ternyata lebih nyata dari diri mereka sendiri. Tidak hanya itu, tapi mayat-mayat berjalan ini beradaptasi dan tiap saat membantai manusia dengan brutalitas kekuatan mengerikan mereka yang terlihat sama sekali tidak duniawi. Namun semuanya tidak selalu semengerikan ini. Dahulu kala manusia pernah memegang teguh harapan, yakni harapan dimana semua bisa kembali semula. Akan tetapi, setelah sekian lamanya manusia bertahan hidup tanpa menghasilkan apapun yang berarti sudah tidak ada satu orangpun yang percaya kekacauan ini bisa dipulihkan. Harapan dimana mayat hidup bisa mendapatkan kembali kemanusiaan mereka adalah fiksi baru zaman ini. Seandainya saja kemungkinan seperti itu benar-benar terjadi, alangkah indahnya dunia nanti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines