Story cover for My Choice 2 [End] by Zidny2908
My Choice 2 [End]
  • WpView
    Reads 3,786
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Parts 27
  • WpView
    Reads 3,786
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Parts 27
Ongoing, First published Oct 26, 2019
Bagi Liam, penantian itu sungguh berarti. Menunggu seseorang yang sangat di puja untuk tiba di sisi.

Penantian yang Liam lakukan adalah penantian yang beda dari yang lain.

Menunggu Ale-nya untuk bangun dari tidurnya tanpa lelah sambil menjaga kesetiaannya walaupun banyak gadis yang ingin bersamanya.

Liam tau, penantian seperti ini sangatlah tidak berguna dan merugikan diri sendiri.

Tapi, jika hati Liam sudah memilih, maka Liam bisa apa? Lagi pula Liam nyaman berada di dekat Ale.

Karna didepan Ale, ia bisa jadi dirinya sendiri tanpa harus menjaga imagenya seperti didepan gadia lainnya.

Itu tandanya Ale spesial bagi Liam.

Bohong jika Liam berkata tidak lelah dan putus asa. Karna setiap Liam merasa lelah, pasti selalu diikuti rasa putus asa di belakangnya.

Ingin mengakhiri? Tidak semudah itu.

Liam sudah terlalu nyaman dengan Ale. Lagipula mengingat perjuangannya dari awal untuk Ale itu sungguh tidak mudah.

Jadi, ~Untukmu Aleandraku, ku tunggu sampai kau bangun dari tidur cantikmu~


Tunggu terus ceritanyaaaaaa:")
All Rights Reserved
Sign up to add My Choice 2 [End] to your library and receive updates
or
#6starhighschool
Content Guidelines
You may also like
Assassin Girl [ Editing ] by Anggun_MVP
69 parts Complete
Mengisahkan seorang ayah yang mengorbankan dirinya untuk menjadi seorang pembunuh bayaran. Alison namanya. Ia memiliki seorang anak gadis bernama Amarta. Amarta memiliki sikap yang dingin, semenjak ibunya meninggal dunia. Ia juga menjadi kobran jail dari teman sekolahnya. Setiap pulang sekolah, ia selalu mendapat lebam di tubuhnya, dengan baju yang sangat kotor. Ayah kasihan, ia pun mengajarinya bela diri. Seiring berjalannya waktu, Amarta sudah bisa bela diri. Duduk di bangku SMA, ia menjadi ditakuti oleh beberapa murid. Namun tetap saja ada yang berani membullinya. Ada dua laki-laki yang membuatnya bergetar. kedua lelaki itu pun menyukainya. Saat diberi perhatian, Amarta malah bersikap dingin, dan tak berubah. Alison mengangkat gadis yang Amarta tolong. Azra, adik angkat Amarta, menjadi bahan bullying. Amarta sayang dan selalu menolongnya. Alison meninggal, disaat kedua putrinya sangat membutuhkan biaya untuk kuliah. Amarta harus mencari uang untuk kelangsungan hidup dan sekolahnya. Ia tak ingin menjadi pekerja. Ia malah memilih untuk menjadi pembegal saja. Aksinya belum tertangkap polisi. Azra sudah menjadi dokter bedah. Ia mendapatkan pasien yang tengah keritis dan harus segera dioperasi. Operasi berjalan lancar, namun tak lama, pasien itu meninggal dunia. Raka, anak dari pasien, tidak terima. Ia menuntut balas atas kematian ibunya. Semua dokter dan suster, yang andil dalam operassi itu, dibantainya habis. Menyisakan Azra, yang akan dijadikan budak, dan pelampiasan atas kemarahannya. Sikap Azra berubah, ia menjadi jahat. Amarta pun turun tangan, saat Azra memintanya untuk membalaskan dendam pada Raka.
You may also like
Slide 1 of 9
Story Of Diana [ Berhenti ] cover
Assassin Girl [ Editing ] cover
ALATAS cover
MANUSIA BATU (HIATUS) cover
LIVE WITH MY HUSBAND (TAMAT) cover
Me,You and the story we went through. cover
[END] Blind Rainbow cover
Kaila's Choice: Stay Or Move On? cover
Viva La Vida cover

Story Of Diana [ Berhenti ]

8 parts Complete

" aku tahu ribuan kalimat kau tulis untuk memberi tanda bahwa kamu selalu sabar menungguku, yang seolah-olah kauingin mengatakan pada dunia bahwa kamu sangat mencintaiku dan berharap aku mengerti itu. Oke aku tahu tentang tanda-tanda yang kau kirimkan itu, tapi aku memilih untuk diam. Bukan berarti aku sedang memberi harapan palsu padamu dan pura-pura tidak melihatmu, hanya saja kamu terlalu abu-abu... aku selalu bertanya-tanya pada diriku... Akankah tulisan itu untukku? Apakah kau benar-benar menungguku? atau kau sedang menunggu siapa? Lantas jika benar itu aku, mengapa kau tak benar-benar memperjuangkan hatiku. Kau biarkan aku terbang dengan prasangka-prasangka buruk untukmu.. Maaf .. sepertinya penantianmu kini tak berarti apa-apa untukku. tolong jangan datang lagi, aku lelah.. " Dariku, Diana Copyright Mei 2017 by Emilda Fajriah DILARANG MENJIPLAK ATAU MENULIS ULANG!!!!!