My Choice 2 [End]

My Choice 2 [End]

  • WpView
    MGA BUMASA 3,812
  • WpVote
    Mga Boto 106
  • WpPart
    Mga Parte 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Jan 9, 2020
Bagi Liam, penantian itu sungguh berarti. Menunggu seseorang yang sangat di puja untuk tiba di sisi. Penantian yang Liam lakukan adalah penantian yang beda dari yang lain. Menunggu Ale-nya untuk bangun dari tidurnya tanpa lelah sambil menjaga kesetiaannya walaupun banyak gadis yang ingin bersamanya. Liam tau, penantian seperti ini sangatlah tidak berguna dan merugikan diri sendiri. Tapi, jika hati Liam sudah memilih, maka Liam bisa apa? Lagi pula Liam nyaman berada di dekat Ale. Karna didepan Ale, ia bisa jadi dirinya sendiri tanpa harus menjaga imagenya seperti didepan gadia lainnya. Itu tandanya Ale spesial bagi Liam. Bohong jika Liam berkata tidak lelah dan putus asa. Karna setiap Liam merasa lelah, pasti selalu diikuti rasa putus asa di belakangnya. Ingin mengakhiri? Tidak semudah itu. Liam sudah terlalu nyaman dengan Ale. Lagipula mengingat perjuangannya dari awal untuk Ale itu sungguh tidak mudah. Jadi, ~Untukmu Aleandraku, ku tunggu sampai kau bangun dari tidur cantikmu~ Tunggu terus ceritanyaaaaaa:")
All Rights Reserved
#2
kimmyungji
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • MY SEQUOIA [COMPLETED] ✔
  • The Boat of Blossoms
  • [END] Blind Rainbow
  • Story Of Diana [ Berhenti ]
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • LIVE WITH MY HUSBAND (TAMAT)
  • PLUTO
  • Please Say I Love You [END]
  • Me,You and the story we went through.

Aileen menatap hujan tanpa ekspresi. Bagaimana bisa kehidupannya di SMA begitu menyedihkan? Teman-teman di sekolah menyalahkannya. Ucapan mereka selalu terngiang di dalam pikirannya. Berusaha untuk melupakan nyatanya sulit. Dirinya juga lelah karena berpura-pura tegar di hadapan semua orang dan masih tersenyum manis layaknya tak memiliki masalah apa pun. Gadis itu menunggu Axel untuk menjemputnya, namun pemuda itu tak kunjung datang sebab hujan masih turun dengan derasnya. Aileen hanya ingin cepat pulang daripada menunggu hujan reda dengan pikiran yang tertuju pada sekolahnya. Orang-orang yang berteduh di sana kemudian meninggalkan rumah toko itu. Hujan sudah mulai reda. Lambat laun hanya dirinya dan seorang laki-laki berseragam putih abu-abu yang tampak gelisah. 'Bocah itu kenapa lama banget, sih, beli minumnya?' ucap Liam si pemuda SMA itu dalam hati. "Mas, cepat, dong! Hujannya udah reda, nih," ujar Aileen sedikit sewot ketika sedang menempelkan ponselnya di telinga. Tiba-tiba kedua sudut bibirnya terangkat. Liam yang tidak sengaja melihat gadis itu terpaku. 'Senyumnya cantik.' Dan takdir mempertemukan mereka kembali, membuat Aileen maupun Liam dilanda kebimbangan lantaran tidak tahu apakah harus senang atau malah membenci pertemuan mereka. Start: 3 Juli 2020 Finish: 15 Agustus 2020 #7 in Aileen [04/07/2020] #21 in Liam [04/07/2020] #19 in highschoolseries [19/07/2020] #12 in selflove [03/08/2020] #70 in citacita [28/07/2020] #80 in loveyourself [03/08/2020] #214 in teenager [31/07/2020] #193 in mimpi [06/08/2020] #628 in persahabatan [07/07/2020]

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman