Happy Twins

Happy Twins

  • WpView
    Reads 414
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 20, 2020
Berharap semua yang sudah dihapus dapat dikembalikan seperti dulu lagi. Bahkan kebahagiaan yang dulu adalah hal yang wajar kini menjadi hal yang sangat langka. Semua meninggalkan ku kecuali dua jagoan kecil ayah bunda, yang sekarang tengah masuk masa taman kanak kanak. Mereka berdua yang dapat mengembalikan semangat hidupku. Diffa Adzra Syakhira Daffa Alfarez Zaedan Daffie Alfarez Zaedan Kini mereka yang menemani setiap waktuku, yang dapat mengubah tangisku menjadi tawa yang tak pernah luntur. Hingga dipertemukan ku dengan teman masa kecilku Dirga Satria Alhafidz Dan dimulailah kehidupan baruku bersama D FAMILY Kalo penasaran 😁 Ikuti terus ceritanya Awal: Oktober2019 Akhir: Terluka *engaklah tanda ? aja yah Semangat bacanya
All Rights Reserved
#17
happyfamily
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • Sebuah Penantian {ENDING}
  • Sahabat Dan Cinta [END] ✔️
  • AMERTA : The Last Embrace
  • SKALETTA [END]
  • ZEIRA
  • New World (END)✓Terbit
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • King Bullying [TELAH TERBIT]

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines