I Slept With My Stepbrother

I Slept With My Stepbrother

  • WpView
    Reads 156,536
  • WpVote
    Votes 3,686
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 15, 2021
[18+//Bahasa] 'he bleeds in his fist. she, in her wrist. and despite everything, one day they find one another between the bed sheets.' . . Bagaimana jika cowok paling kurang ajar yang kamu temui di kota baru, yang mungkin atau mungkin tidak sedikit membuatmu naksir dengan semua pesona bad boy-nya, adalah kakakmu? . . Rosalyn mengalungkan kedua tangan di bahu kakak tirinya. Tubuhnya yang terbalut kemeja hitam dengan tiga kancing teratas terbuka dan celana jeans menempel pada lelaki itu. Ekspresi Jindra nyaris tak terbaca dalam menghadapi Rosalyn yang sedang mabuk, karena dia sendiri tidak tahu harus merasa geram atau horny. Kedua tangannya berada di pinggang adik tirinya, dan tergoda untuk lebih turun lagi hanya untuk mengira-ngira apa gadis ini serius atau hanya ingin mengerjainya. "Lo udah minum berapa gelas, heh? Jangan karena lo pikir gue kakak lo jadinya lo lupa kalau gue ini laki-laki." "Gue nggak pernah lupa itu." Rosalyn memberikan kecupan-kecupan ringan di pipi Jindra dan berbisik di telinganya. "Gue nggak pernah menganggap lo nggak sebagai laki-laki." . . "Jin... kiss me." . . Jika neraka adalah tempat di mana kalian bisa bersama, maka itulah tempat yang akan kamu tinggali selamanya.
All Rights Reserved
#1
stepsiblings
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IGNITES (END)
  • No Longer Mate
  • Afterhours🔞
  • I'm a Girl, Bos!
  • Round and Round [COMPLETED]
  • Bad Fade
  • Kelas A [End]
  • Chance Of Love | 2 ✔

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

More details
WpActionLinkContent Guidelines