Story cover for REVANDI by chiruze
REVANDI
  • WpView
    Membaca 88
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
  • WpView
    Membaca 88
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
Bersambung, Awal publikasi Okt 26, 2019
Makhluk Tuhan yang Ganteng ini punya segudang cerita menarik yang dibagikan buat lu yang lagi ada masalah di realita nyata, hidup lu udah pait mending mampir, gua kasih yang manis kayak semanis mantan terindah yang kaga akan bisa lu gapai balik.

Daripada galau mending ngebadut bareng gua juga Kembaran gua yang ngeklaim dirinya sendiri dengan title Adek.

Cek Kembaran alien gua di @lylachia jangan males kalo lu kepo, sungkem dulu ama gua kalo naksir kembaran gua, tapi yah, jangan berharap banyak guab terima juga sih.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan REVANDI ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
#802kampus
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
ADIKARA ELUSIF oleh blackcurrantbery
41 bab Bersambung
Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
Diantara Kalian  oleh meisya_azzahra
31 bab Lengkap
"Bukannya ini yang Lo mau!! Lo gak suka kan gua ikut campur dalam kehidupan Lo?! Lo risih kan kalo gua terus ngontek Lo. Trus apa salah gua sekarang?! Bukannya Lo sendiri yang ngomong kalo gua itu BUKAN SIAPA-SIAPA LO" Ketus Adit "Apa?? Lo marah sama gua karna perihal itu?? Okke gua minta maaf, kalo emang waktu itu omongan gua nyakitin hati Lo" lirih Rara merasa bersalah, sedangkan Adit hanya mengacak wajah kasar. "Pasti karna ini juga kan Lo kemaren matiin telfon gua gitu aja!! Dan ngebatalin rencana yang udah Lo rencanain ke gua!! Iyya kan?? Bener dugaan gua pasti Lo baper atas omongan gua." Tambah Rara menatap sendu Adit. "Bukannya gua baper.. gua cuma mikir gitu 'oh Iyya, bener kata Lo, gua emang bukan siapa-siapa lo' gua hanya sekedar benalu dalam kehidupan Lo. Kedatangan gua kembali malah ngebuat hubungan Lo sama Raffa terusik. Setidaknya dengan cara gua kembali ngejauhin lo, Lo akan lebih tenang tanpa ada pengganggu kaya gua" balas Adit menatap ke arah lain "Tapi dit, gua gak bermaksud kaya gitu" ucap Rara memegang tangan kiri Adit dengan mata berkaca-kaca, entah mengapa ia sangat ingin menangis dengan ucapan Adit tadi. "Niat Lo udah bener, dan gua bakalan bantu wujudin niat Lo itu. Sumpah demi apapun gua sama sekali gak berpikir kaya gitu" ucapnya gemetar, Tetapi Adit malah melepas tangan rara, ia menghela napas dan langsung membalikan tubuhnya. "Maaf gua harus pergi. Gak usah khawatirin gua Ra, gua cuma lagi pengen sendiri." Lalu berjalan meninggalkan rara, Rara tak sadar ia telah meneteskan air matanya setelah seperginya Adit dari hadapannya. Tak lama Rachel menepuk pundak Rara dari belakang, buru-buru rara langsung menghapus air matanya dan tersenyum palsu ke Rachel. . . . . . . . penasaran mending baca dulu, clam guys ini bukan nyeritain tentang PHO, kalian belom tau alur sebenarnya kaya apa, so mau tau lebih jelas baca yukkk😚😅😆 Peringkat : #60 nyata (29 Januari 2019) #88 lucu (11 Januari 2019)
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 8
AZELLO [END] cover
ADIKARA ELUSIF cover
Just A Friend To You (COMPLETE) cover
Diantara Kalian  cover
ZeBara  cover
gua abang lo bukan ade lo(hiatus) cover
My Prince cover
MISS SUGIONO {END} cover

AZELLO [END]

64 bab Lengkap

"Woy, Kuning!" Duagh "Manggil gitu lagi, gue galiin kubur lo!" Pemuda bar-bar bernama Azello itu sungguh tak bisa diajak bercanda. Senggol sedikit langsung bacok. Tapi itu candaan yang menyebalkan, enak saja rambutnya ini blonde you know! Bukan kuning! Entah keturunan darimana dia tidak tahu, karena emaknya asli Indo tulen. Bapaknya? Entahlah dia tidak pernah tau. Namun siapa sangka jika dengan orang terdekatnya dia bersikap berbanding terbalik. Bagai langit dan bumi! "Enggak Aze nggak gitu, Aze nggak nakal." "Mau kambuh lagi, hm?" "Enggak." Azello menggeleng keras. Dia paling kesal kalau asmanya sudah kambuh. Ini kisah Azello si bengek pecinta lolipop. *** "Azello, hier ist Papa, komm her, boy." "Gue nggak punya Papa, nggak usah ngaku-ngaku!" BUKAN cerita BxB !!!Murni imajinasi penulis, don't copy paste!!! [FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] Hargai setiap part cerita dengan vote & komen Siders jauh-jauh sana!