vanilarea

vanilarea

  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 29, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Valerie flowerenia memiliki 4 orang putri yang cantik-cantik yaitu Rosaline Putri Sauqi (12 tahun), Jasmine Putri Sauqi (10 tahun), Liliana Putri Sauqi (8 tahun) dan Sakurania Putri Sauqi (6 tahun). Mereka hidup bahagia dan sangat berkecukupan, karena Arland Ahmad Sauqi adalah seorang pengusaha muda sukses, anak tunggal dari keturunan keluarga Sauqi yg terpandang di kota Bandung. walaupun mereka hidup bahagia dan berkecukupan, tapi masih ad satu yang kurang, yaitu seorang putra yang akan meneruskan keluarga Sauqi. "aku akan memberikan mu seorang putra" ucap Valerie ketika ia memutuskan untuk memiliki anak yang kelima. "tapi sayang, kehamilan kamu akan beresiko tinggi, karena usia mu yang tidak muda lagi. aku sudah bahagia dengan kehidupan kita sekarang. Aku sangat mencintai mu. Aku tidak ingin sesuatu yang buruk menimpa mu sayang" ucap Arland sambil mengelus lembut rambut istrinya yg berwarna coklat tua. Valerie tidak mendengarkan perkataan suaminya. akhirnya ia hamil lagi, namun seperti yang sudah di prediksi, kehamilannya kali ini akan mengalami masalah. Benar saja, memasuki usia kandungan 6 bulan Valerie mengalami pendarahan hebat, yang menyebabkan ia harus badrest di rumah sakit. "Bagaimana keaadaan Valerie Dok?" tanya Arland pada Dr kandungan yang menangani Valerie. "seperti yang kita khawatirkan sebelumnya pak Arland, kehamilan Ny. Valerie akan mengalami masalah, kita akan menunggu hingga usia kehamilannya 7 bulan sekitar satu bulan lagi, jika paru-paru dan alat vital bayi yang ada di kandungan Ny. Valerie kuat, maka kita akan segera melakukan SC, untuk menyelamatkan bayi dan ibunya." terang Dr. Aisyah panjang lebar kepada Arland. "Sayang, aku yakin kalau aku kuat. aku ingin melahirkan anak kita" Kata Valerie meyakinkan suaminya. Tapi Allah berkehendak lain, Valerie tidak bisa di selamatkan karena Ia ingin bayinya yang di selamatkan..... .........................................................................................
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Istri Bayaran(End)
  • AURORA
  • Between Two Loves
  • Is She Really Pregnant? (COMPLETED)
  • takdir 7 bersaudara
  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • Biarkan Senja Ini Lebih Lama Lagi
  • ISTRI KEDUA (KOMPLIT)

#Prolog Seorang wanita tengah duduk di single sofa seraya menyandarkan punggungnya di sandaran sofa. Ia memejamkan matanya kemudian menghembuskan nafasnya. Tak jauh dari itu,tampak seorang pria yang berjalan dengan langkah cepat namun terdengar tegas. Mendengar suara langkah kaki itu,lantas wanita itu membuka kedua matanya dan menoleh untuk melihat siapa yang berjalan. Setelah dia melihat pemilik langkah kaki tersebut,senyumannya pun merekah. Ia berdiri dan berjalan menghampiri pria itu. "Bagaimana?" Tanya wanita itu seraya terus mengikuti pria tersebut yang tetap saja berjalan. Pria tersebut duduk diikuti dengan wanita itu disebelahnya. Wanita itu terus saja menatap wajah pria tersebut yang menampakkan ekspresi kesal. "Ayahku belum menyetujuinya." Akhirnya pria tersebut membuka suara. Wanita itu mengeryit tatkala mendengar jawaban yang terlontar oleh pria disebelahnya ini. "Dia bilang,saudaraku belum memiliki pasangan ataupun calon. Kita berdua harus menunggunya hingga dia menikah. Dan aku tidak boleh mendahuluinya." "Lalu bagaimana ini? Kembaranmu itu bahkan belum memiliki calon. Bagaimana dia ingin menikah. Mau sampai kapan kita menunggunya? Sampai anak di kandunganku ini lahir dan semua orang akan tahu bahwa aku hamil diluar nikah karenamu? Keluargaku dan keluargamu akan malu jika hal ini sampai terjadi." Pria tersebut mengusap lengan kiri sang wanita bermaksud agar wanita yang ada disebelahnya tenang. "Itu tak akan terjadi,Sayang. Akan kupastikan jika nantinya adikku itu memiliki calon dan kita berdua bisa menikah." Pria tersebut tersenyum diikuti dengan sang wanita yang juga ikut tersenyum.

More details
WpActionLinkContent Guidelines