Surat untuk Samudera

Surat untuk Samudera

  • WpView
    Reads 625
  • WpVote
    Votes 153
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 22, 2020
Bagaimana jika ada seseorang yang tiba-tiba datang ke duniamu dan dimensimu? Seperti itu yang dirasakan Aresha, bertemu dengan seseorang yang sulit dihapuskan jejaknya walaupun sudah berjarak. "Dan bila kita bertemu lagi, bisakah kita saling bicara kembali?" -Aresha Ashana "Surat ini untuk kamu Samudera, seutuhnya. Untuk mengenang semua tentangmu yang tak bisa aku bicarakan secara lisan."
All Rights Reserved
#872
sastra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Letter to Myself
  • Senja dan Langitnya
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • KUMPULAN PUISI
  • Jingga dan Semesta (END)
  • Abu-abu [TAHAP REVISI]
  • Queen Of Mafia (Pindah Ke Webnovel)
  • Samudera (JUPITER SERIES #2) [TERBIT]
  • Jingga di Samudra [Completed]
  • I Life In Your Body✔

[COMPLETED] "Teruntuk diriku, Ada malam dimana kamu menangis. Lalu ada malam dimana kamu mengubur kesedihanmu dan berkata kamu sudah lelah. Tapi selalu ada hari esok yang membuatmu cemas dan ketakutan. Karena kamu terus berpikir bahwa esok akan selalu sama. Tidak ada mentari. Hanya ada hujan. Bisakah kamu berlari dari rasa takutmu? Bisakah kamu menatap segala sesuatunya sebagaimana cara orang lain memandang?" -Fyura Starlyn, A Letter to Myself Fyura Starlyn, seorang perempuan dengan gangguan kecemasan yang terus berjuang untuk sembuh. Perjuangannya justru mempertemukannya dengan Antares, senior di kampusnya, yang ternyata sama-sama memiliki luka dan kisah menyakitkan yang sulit dilupakan. Mampukah mereka berjalan keluar dari rasa sakit? Atau justru mereka harus bergelut dengan luka batin selama terus menerus? Kisah ini, termasuk segala tawa dan sesak yang tertulis di dalamnya, semua ini untuk kita. Untuk kita yang sedang belajar mencintai diri sendiri. Yang sedang merangkak dari rasa sakit. Yang sedang mencoba menatap hidup dengan penerimaan seadanya. Dan kamu, yang sedang tertatih, mencoba menerima diri. Ps : Baca saja, siapa tahu kamu menemukan teman di dalamnya😁 ~First publish : 1 Juli 2019 ~Update setiap Kamis dan Sabtu

More details
WpActionLinkContent Guidelines