The Tale of 12 Chevalier

The Tale of 12 Chevalier

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 4, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
Tujuh iblis bangkit, seluruh umat manusia dipaksa untuk tetap bertahan hidup dengan dua pilihan : Patuh atau Mati. Namun, bagi Silent Scream itu tidak menjadi dua pilihan. Mereka adalah dua belas orang yang terpilih. Usai Sang Malaikat bangkit, pilihan itu akan musnah. Yang ada hanya, Kemenangan untuk yang benar. Tapi tentu saja semua itu tidak semudah menjentikan jari. Sang Malaikat, belum mengepakkan sayapnya. Ia, masih tertidur, dalam diri seseorang. [ Fantasy!Action ]
All Rights Reserved
#403
superpower
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Somewhen to be Forgotten
  • Threads Of A Broken Fate
  • Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua
  • SF 4 : Our Story
  • DESTINY WITH THE DEVIL II
  • INFERNO: The Lost Prince
  • The Miracle Of Crystals
  • de Luminous
  • ESPINA DE ROSA I : The Shattered Crown [ON GOING]
  • The Exiled Hero of the Underworld

Dunia akan berakhir dalam satu dasawarsa. Setelah kutukan dewata mencabut ingatan akan sihir mahaguna lima tahun lalu, selanjutnya sihir itu sendiri yang akan direnggut dari jiwa manusia, menyisakan raga tak bernyawa akibat dosa yang bahkan tak diingat siapa-siapa. Rheas tidak peduli. Dia penyihir--yang disebut liar dan wajar untuk dimutilasi sampai mati demi menemukan kembali rahasia sihir. Rheas beruntung tubuhnya masih utuh karena hukumannya hanyalah mengabdi pada seorang pangeran penuh air mata bertemankan seorang kesatria separuh nyawa. Bertiga, merekalah anak-anak laknat yang tak diinginkan dunia di ambang kiamat. Semua begitu sempurna dan sederhana. Sampai kedua pemuda itu diramalkan untuk mati sebagai persembahan kutukan. Oh, andaikata seisi dunia adalah harga untuk keselamatan kedua sahabatnya, Rheas akan membayarnya dengan senang hati, tetapi harga yang sebenarnya adalah keharusan menyelamatkan dunia itu sendiri--yang tidak dipedulikan Rheas sama sekali. Berpura-pura peduli bukan masalah berarti, atau Rheas saja yang belum menyadari. Kepalsuan itu akan membutakannya dari kutukan yang lebih keji, yang telah lama menanti. Yang akan membunuh sesuatu di dalam dirinya sekali lagi. [Book 1 of Somethingness Duology] [QuietUs (2022) Rewrite]

More details
WpActionLinkContent Guidelines