Kata Bicara (On Going)

Kata Bicara (On Going)

  • WpView
    Reads 2,212
  • WpVote
    Votes 876
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 2, 2022
WpInfo
Poetry
- Kata Bicara - Aksara bernyawa Menyampaikan rasa Mari baca . . . Ada sesuatu yang berbeda saat ku membuka mata untuk dunia Ternyata kau hilang tanpa mengenang Kau sengaja sembunyi sebagai pengingkar janji Saat kuyakini bahwa kau tak lagi disisi kau kembali dengan sejuta mimpi Saat hatiku kembali tertata Kau bersilat lidah sebagai pendosa pembawa luka" ❀❀ ❀❀ ❀❀ "Aku tak ingin menjadi euphoria sesaatmu atau bagian dari partikel amnesia yang mudah kau lupakan" . . . Jangan hanya sekedar singgah Karna aku lelah Menetaplah sebagai seseorang yang bisa mengubah Jangan berjanji Aku lelah menjadi saksi Kata katamu basi Hanya penenang hati
All Rights Reserved
#561
poem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • WITH YOU | END
  • Indonesian Poetry
  • Lembut Seperti Doa
  • Luka Lara Luna || END
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • {PERKATA} Selesai
  • Aksara Tak Bertuan

Dalam pusaran semesta, Naray ńa Ascella dihadapkan pada sosok laki-laki yang hadir bak angan tentang malaikat berwujud fana. Dalam keheningan dunia yang meredup, ia muncul menjadi penawar, menjadi rumah di saat semua pintu tertutup rapat. Lelaki itu membimbing Rayna menelusuri liku-liku, menuju bahagia untuk dijamah. Ia menyulam keberadaan menjadi jalan setapak yang memimpin Rayna pada lentera, pada pengharapan yang terselip di ruam-ruam gelap. Namun Rayna sadar, tiada sesuatu yang abadi. Karenanya ia tak berhenti memohon agar semesta mengulur waktu, memberi ruang bagi mereka merajut kisah yang tertunda. Rayna ingin menyambut senja, menjahit puisi-puisi rindu, dan menyusun seluruhnya untuk pria yang menyandang pusat semestanya.. El Léor Arnawama Auriga. ___________________ Hanya sebatas kisah ilusi, Terimakasih telah menikmati... ___________________ 🏆rank 1 in #sanskerta 1 in #antologi 1 in #bait 1 in #usai 1 in #prosa

More details
WpActionLinkContent Guidelines