Kata Bicara (On Going)

Kata Bicara (On Going)

  • WpView
    MGA BUMASA 2,205
  • WpVote
    Mga Boto 876
  • WpPart
    Mga Parte 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Jun 2, 2022
- Kata Bicara - Aksara bernyawa Menyampaikan rasa Mari baca . . . Ada sesuatu yang berbeda saat ku membuka mata untuk dunia Ternyata kau hilang tanpa mengenang Kau sengaja sembunyi sebagai pengingkar janji Saat kuyakini bahwa kau tak lagi disisi kau kembali dengan sejuta mimpi Saat hatiku kembali tertata Kau bersilat lidah sebagai pendosa pembawa luka" ❀❀ ❀❀ ❀❀ "Aku tak ingin menjadi euphoria sesaatmu atau bagian dari partikel amnesia yang mudah kau lupakan" . . . Jangan hanya sekedar singgah Karna aku lelah Menetaplah sebagai seseorang yang bisa mengubah Jangan berjanji Aku lelah menjadi saksi Kata katamu basi Hanya penenang hati
All Rights Reserved
#567
poem
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Rustic Jam [END]
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Diam
  • [✅] WITH YOU
  • Indonesian Poetry
  • Luka Lara Luna || END
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • KIARA [End]
  • ALTAR RASA | END ✓ |

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maap atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Bila suatu hari nanti kau diberi musibah dan masalah yang bertubi-tubi, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah kau buat hancur berkali-kali. Tanpa merasa berdosa dan tanpa ingat kata maap sama sekali. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman