LEVEN

LEVEN

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 5, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
"KAMU!" Aku terkejut saat melihat seorang lelaki rupawan duduk di sampingku. Senyuman lebar, dengan tangannya yang melambai. Tak lupa sapaan hangat yang menurutku menyebalkan di telingaku. Dan juga aku harus terjebak bersamanya karena ajakan berkeliling ke Jakarta. Sebuah kisah aku yang tak sengaja membuat hidup seorang patung karena sentuhan tanganku. Pesan yang ingin disampaikan oleh lelaki tersebut kepada semua anak-anak. Tingkahnya, sifatnya, dan juga keberadaannya entah mengapa membuatku terasa nyaman. *** "Hai, aku Dewa!" "Kamu ngapain di sini? Bukannya kamu seharusnya di Muse--" Dewa tertawa dan aku kesal.
All Rights Reserved
#36
patung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • RAKA || TAEHYUNG [COMPLETED]
  • Lain Dunia (Tamat)
  • THE DEMONIC YOUNGEST DAUGHTER
  • Ken Umang dalam cinta Ken Arok
  • TK A
  • I'm More Than Just A Princess
  • TARGETNYA SALAH (TAMAT)
  • Mythology Universe (1) : HIRAETH
  • PITALOKA | Sekala Ruang Renjana

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines