You Should Believe

You Should Believe

  • WpView
    Reads 1,800
  • WpVote
    Votes 132
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 26, 2021
Rayhan tertawa kilas. "Ngaku deh, kamu juga udah suka kan sama aku? Biasanya yang paling kuat ngoceh itu kamu loh. Gak usah jaim gitu deh." Katanya. "Bikin gemes." Lirihnya. "Apa?" tanya Getta yang ternyata mendengar lirihan itu. "Gak usah sok jaim," jawab Rayhan memperjelas. "Bukan, bukan itu. Yang kamu bilang terakhir." "Iya itu. Apa dong coba?" "Yang terakhir. Setelah kamu bilang itu," "Ya engga ada. Emangnya aku bilang apa?" "Aku denger makanya aku tanya." "Kalau kamu denger ngapain kamu tanya?" Pertanyaan itu berhasil membuat Getta terdiam lalu mendengus pelan. Memperdebatkan ini dengan Rayhan membuatnya kalah.
All Rights Reserved
#24
lovefiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Almost Mine - 3 Alasan Aku Menolakmu!
  • Tokoh Utama
  • Capricorn
  • Mungkin Suatu Hari Nanti
  • Sebatas Angan Senja
  • Arsyilazka
  • Menyimpan Rasa (END)

Katanya cinta masa sekolah itu paling murni dan jujur, tapi kenapa serumit ini sih? Gue, Raina. Cewek yang udah terbiasa jadi dewasa sebelum waktunya. Nggak pernah mikir buat jatuh cinta, apalagi jadi pusat drama dua cowok paling ganteng dan populer di sekolah. Gue cuma pengen hidup yang tenang, lulus SMA, dan pergi kuliah sejauh mungkin dari rumah nanti. Tapi ternyata semesta punya cerita lain. Tentang Aksa, cowok yang duduk di sebelah gue. Tentang Raga, cowok yang diam-diam ngerti gue lebih dari yang gue ngerti diri sendiri. Tentang cerpen yang gue tulis tiap malam, yang perlahan jadi tempat satu-satunya gue jujur. Dan tentang tiga alasan... kenapa akhirnya gue menolak dia. Padahal dia hampir gue milikin. Almost Mine, 3 Alasan Aku Menolakmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines