Hate But Love

Hate But Love

  • WpView
    Reads 2,224
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2020
Seorang gadis cantik dan lugu bernama Raisha fatimah nainah harus merasakan bagaimana sakitnya ditindas secara terus menerus oleh kakak kelasnya yang bernama Rangga ramadhan biasa di panggil Angga Angga sangat senang melihat Raisha menderita ia hobby sekali menyakiti Raisha entah apa dan kenapa Angga sangat suka menyiksa gadis satu ini. Waktu berjalan begitu cepat sampai Angga lupa bahwa Raisha juga manusia ia sangat terpukul dan menyesal telah menyiksa Raisha terus menerus sampai ia mengetahui sesuatu yang selalu ditutupi raisha.....
All Rights Reserved
#348
bingung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Almost Us
  • DI KHITBAH GUS CUEK
  • Anggi & Anggia
  • FOR YOU ZAYN (COMPLETED)
  • ANTARA CINTA DAN TAKDIR
  • Stay With You (Tamat)
  • Gus Azka
  • Broken Home

Kalau ada satu orang yang selalu bikin Aira kesal tiap pagi masuk kelas, jawabannya cuma satu: Arga, si tukang ejek, tukang senyum miring, tukang nyebelin-tapi entah kenapa, hatinya selalu deg-degan tiap cowok itu datang. Bagi Arga, ejekan itu caranya menjaga jarak dari rasa yang terlalu dalam. Karena sesungguhnya, Aira bukan sekadar teman sekolah biasa. Ia adalah gadis kecil bermata sedih yang pernah ia tolong saat jatuh di jalan berlumpur puluhan tahun lalu. Gadis kecil dengan seragam sekolah dan pita merah di rambutnya, yang tersenyum malu-malu dan bilang terima kasih... sebelum akhirnya berlarian ke arah keluarganya yang sepertinya akan pergi meninggalkan rumah. Arga ingat. Aira tidak. Saat mereka dipertemukan kembali di usia dewasa-di sekolah yang sama, di kelas yang sama-Aira sudah menjadi perempuan yang dingin, keras kepala, dan angkuh. Tapi bagi Arga, ia tetap anak kecil yang dulu pernah ia bantu, yang senyumnya pernah membuat hatinya hangat. Arga mengenali Aira,, Arga ingat jelas nama gadis kecil yang ditolongnya dulu dari nama di seragam sekolahnya. Aira kaisha eliana. Jadi Arga memilih satu cara untuk mendekat: ejekan. Setiap ledekan, setiap adu mulut kecil, adalah bentuk rindunya yang lama dipendam. Tapi Aira? Ia terlalu bangga untuk bertanya, dan terlalu tertutup untuk merasakan. Dan ketika cinta sudah hadir di hati Aira, mereka harus berpisah untuk selamanya. Arga hanya menerimanya meski hancur, hanya kata selamat. Lalu pergi. Dan tak pernah kembali. Mereka bukan siapa-siapa. Bukan sepasang kekasih. Bukan sahabat. Tapi pernah saling jatuh cinta diam-diam-dan itu cukup untuk dikenang seumur hidup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines