Ruang Rasa

Ruang Rasa

  • WpView
    Reads 749
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Jul 8, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
[Romance-Islami] Ruang Rasa -Terkurung dalam rasa harap- Bukan suatu hal yang salah jika berharap, jika nyatanya banyak harapan yang di kabulkan. bukan hal bodoh pula jika berjuang jika nyatanya banyak perjuangan yang berakhir kemenangan. Hanya saja. Kita juga harus paham menempatkannya pada tempat yang seharusnya. Siapa? dan dengan alasan apa kita dengan rela berjuang? Sejatuh-jatuhnya kita mencintai, jika pada orang yang tak tepat, maka, harapan akan berakhir kecewa. Perjuangan akan berakhir derita. Maka, atas nama cinta. Aku rela berjuang tanpa berharap. Mencintai dengan mengikhlaskan. Karna yang sebenar-benar cinta ialah yang mampu merelakan demi kebahagiaan orang yang di cintainya. Aku, Lia. willing to let go if you are happy🙃
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Telah Terbit] Cinta Al-Fatihah "Allah Maha Mendengar Maha Mengetahui"
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Segala Tentangmu ❝
  • Bulan Berkisah [SUDAH TERBIT]
  • Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT
  • Antara Timur Dan Barat [END]✔
  • Catatan rasa
  • Tangisan Hati (Completed, Cacat Logika)
  • IKHLAS (Lengkap Versi Wattpad)
  • Takdir Sang Arsy [SUDAH TERBIT]

Telah terbit | "Cinta Al-Fatihah" adalah judul hasil revisi yang sebelumnya "Senyuman Istiqomah" | Semua Part sedang dalam proses revisi dan hanya tersedia dalam bentuk cetak. Terima kasih. ~~~~ ... Tetapi boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." [QS. Al-Baqarah: Ayat 216] ⚫🍃⚫ Assalamu'alaikum Akifa. Ku harap kamu tidak khawatir dengan adanya surat dari ku ini. InsyaAllah, aku bukan orang yang ingin mengganggumu. Aku hanya ingin mencoba menyapamu. Sungguh aku hanyalah orang yang mengagumi diam-diam. Aku mungkin terlalu berlebihan, tetapi aku harap engkaulah takdir yang dipilihkan Allah untukku. Allah memberi rasa ini padaku, pasti beralasan. Engkau tak perlu khawatir, karena aku pun hanya ingin mencintai karena Allah. Jangan hiraukan rasaku ini. Aku pun akan mengikhlaskan rindu ini. Fokuslah pada studimu dulu. Jangan terlalu dipikirkan tentang aku, karena Allah tidak akan suka jika kamu terus memikirkan sosok misterius sepertiku. Mungkin sekarang Engkau tak mengenalku, tapi suatu saat, Allah lah yang akan mengenalkanku padamu. Allah akan mempertemukan kita pada waktu terbaik. Aku akan selalu memperbaiki diri, kelak aku akan pantas dihadapan Allah juga dihadapanmu. Aku harap kau pun begitu terus memperbaiki diri, iman dan akhlak. Sampai saat itu tiba, aku akan muncul dihadapanmu. InsyaAllah sebagai calon imammu. InsyaAllah. Biarlah jarak ini. Karena aku ingin kita sama-sama mencari. Mencari dalam Do'a. Semoga Do'a menjadi pendekat jarak kita. Terima kasih atas waktumu berkenan membaca suratku ini. Semoga kita bisa sama-sama Istiqomah. Wassalamu'alaikum. ⚫🍃⚫ DILARANG MEMPLAGIAT DALAM BENTUK APA PUN. copyright © 2018 by Avissa Purnama Yanti

More details
WpActionLinkContent Guidelines