•It was so beautiful, my life was so beautiful at this moment. I could hear the music playing below me in the distance and these ugly yellow tunnel lights around me really were so blindingly beautiful against the city scape in the distance and here I am crying but mostly, I was crying because I was suddenly very aware of the fact that it was me standing up in that tunnel with the wind over my face. Not caring if I fell or went flying. Not even thinking about it. Because I was standing in the tunnel. And I was really there. And that was enough to make me feel infinite.
"We are all Infinite!" I yelled to my friends, myself and the whole world outside my body. To let them know they couldn't take away my teen spirit from me, to know that I was more than a single little girl in a small town in Cali, I was the entirety of the vast universe in a whole, I am Infinite. •
℘ ℘ ℘
Such a Fun Age follows Chloe's mind as she, along with her friends, go through their teenage experiences of sex, drugs, friendships, love, identity and trauma as they work against circumstances, and people, that defy their goals in life. This story shines light upon issues faced by the younger generation at "such a fun age" and how life really is like for the kids today in this modern day and age.
Disclaimer:
Contains abuse, sexual activity, violence, strong language and mature content
'De Luca' Siapa yang tidak mengenal marga bangsawan keturunan Italia ini? Sebuah marga yang mampu membuat seseorang tidak berkutik hanya dengan mendengarnya saja. Tidak ada yang berani melawan keluarga dari marga De Luca. Mencari masalah dengan mereka, sama saja menggali lubang kematiannya sendiri. Keluarga yang berisi bibit-bibit unggul dan paling berbahaya. Keturunan mereka yang dilatih se demikian rupa untuk menjaga pertahanan diri, kejam dan tidak kenal dengan rasa takut. Salah satunya adalah,
Kendrick Lorenzo De Luca, yang kini masih menduduki bangku kelas akhir. Laki-laki yang kerap kali dijuluki iblis kematian karena terkenal dengan sifatnya yang tidak berperasaan dan kasar. Namun, tidak bisa dimungkiri bahwa parasnya yang rupawan bak seorang pangeran, membuatnya diidolakan banyak orang. Pemimpin dari kelompok geng motor dan Mafia yang begitu ditakuti. Tidak ada yang berani berurusan dengannya, sampai akhirnya seorang gadis cantik pindahan dari Korea melemparkan dirinya tanpa sengaja menjadi santapan iblis tidak berperasaan itu. Namun, siapa yang menyangka, keduanya justru membawa pada rahasia yang selama ini tidak pernah dibuka.