Rava & Rara

Rava & Rara

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 15, 2020
Slow up:v soalnya masih fokus dengan tugas sekolah:v Ini cerita pertama gue jadi mohon dimaklumi:v typo bertebaran:v . . . . "PEGANGGAN YANG KUAT RA!!" teriak Rava memperingatkan lalu menambah kecepatan motornya. Refleks Rara memeluk Rava dengan kuat. "RAVAA JANGAN!! LO DAH GILAK YAH?? RAVAAA BERENTIIII!! RAVAAA.....AAAAAAAAAHHHHHHKKKKK" teriakan histeris Rara semakin nyaring saat motor yang ia tumpangi mulai melayang di udara. Bagai di slowmo, motor itu melayang melewati saluran air yang cukup besar kemudian mendarat dengan mulus, setelah itu Rava tak kembali Melajukan motornya, ia memilih berhenti dan segera berbalik melihat keadaan Rara. "Ra, lo gakpapa? Ada yang sakit,hmm?" tanya Rava panik sambil menangkup wajah Rara. "Jantung gue! jantung gue kemana? Kok gak detak?" ucap Rara dengan wajah pucat pasinya, ia meraba dadanya mencari keberadaan jantungnya deg deg deg "huuuffftt... Alhamdulillah masi ada" syukur Rara setelah merasakan detak jantungnya masi ada. "Pffftt...bwahahaha...sumpah ngakak banget muka lu Ra, hahaha..." tawa Rava lepas setelah melihat wajah panik Rara yang menurutnya lucu. Pletak... Satu jitakkan mendarat mulus di kepala Rava yang membuat Rava mengganti tawanya menjadi ringisan kecil. "Dasar Rava GILAAA!!!" . . . . banyak orang yang mengatakan tidak ada kata persahabatan antar perempuan dan laki laki, pasti salah satu dari mereka ada yang menyimpan rasa atau bisa jadi keduanya, ada juga sih, yang salah satu dari mereka hanya menyimpan rasa karena yang satunya gak peka. So!! bagaimanakah dengan kisah si Rara galak bersama dengan si Rava tengil. Penasaran? Langsung aja yuk di cek ceritanya;v
All Rights Reserved
#18
pelik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arsyilazka
  • The Game
  • Rannia√
  • RAVASYA [END]
  • Because I'm Stupid (End)
  • Melody Arthadiesa
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • DAKSA [END]
  • Friendzone

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines