My Perfect Stepmother

My Perfect Stepmother

  • WpView
    Reads 7,616
  • WpVote
    Votes 241
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Fri, May 15, 2020
Suasana hening menyelimuti ruang keluarga Mahendra. "Ada apa pa, tumben kita disuruh kumpul kayak gini?" tanya Tania, putri kedua Arthur Mahendra. "Papa harap kalian bisa menerima keputusan papa untuk kali ini saja. Ini juga demi kebahagiaan kalian semua. Terutama kamu Kania," Dengan satu kali tarikan napas Arthur langsung berbicara pada intinya. "Papa akan menikah lagi dan itu dengan tante Sarah." Kania selaku putri bungsu dari Arthur langsung berdiri dari duduknya. "Aku gak setuju sama keputusan papa. Gak ada yang bisa gantiin mama." "Kania! Duduk! Tolong jaga ucapan kamu!! Gak baik, almarhum mama gak pernah ngajarin kita buat gak sopan!!" bentak Vania, putri sulung Arthur. "Kalo kalian masih tetep ingin ngelanjutin acara ini, lebih baik aku angkat kaki dari rumah ini!" ucap Kania dan meninggalkan mereka semua. "Maafin Kania, pa." ucap Sania, putri ketiga Arthur. Arthur hanya tersenyum tipis. Ia tau pasti tidak mudah bagi Kania menerima ini semua. . . . #don't copy my story❌
All Rights Reserved
#727
sabar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SARAH STORY
  • Saudara Tiri (HIATUS)
  • dimana janji tersebut
  • Putra My IronMan (On Going)
  • Kisah Seorang Shani CEO Muda Yang Cuek dan dingin ke semua orang (Shani)
  • DIA ADALAH NAJA
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • Suamiku Amnesia (REPOST)

Brakk "Dari mana aja kamu hah?" Bentak Antonio Erlangga, ayah sarah. Sedangkan Sarah tidak peduli dengan bentakan ayahnya, ia langsung berlalu menuju kamarnya. Tapi baru saja Sarah di tangga terakhir, Sarah langsung berhenti berjalan karena perkataan ayahnya. "Ayah akan jodohkan kamu dengan anak rekan ayah, tidak ada penolakan" tegas ayah sarah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Esok harinya Huek huek huek "Non kenapa" bu ira, pembantu Sarah. "Nggak tau nih bi, dari tadi muntah terus tapi tidak ada yg keluar, kepala sarah juga pusing" "Kayak orang hamil aja" ceplos bi ira. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ HALOWW GUYSS, INI ADALAH CERITA PERTAMA SAYA, TOLONG DIMAKLUMI YAH HEHEHE JANGAN LUPA YAH VOTE DAN KOMEN SEBANYAK BANYAKNYA💜 SANGAT DIPERLUKAN SARAN DARI KALIAN YAH GAISS💜💜 SEE YOU GAISS💜💜

More details
WpActionLinkContent Guidelines