Resah, Gelisah, dan Kecewa

Resah, Gelisah, dan Kecewa

  • WpView
    Odsłon 3
  • WpVote
    Głosy 0
  • WpPart
    Części 1
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pon., paź 28, 2019
Ketika pertama kali kami dilahirkan Kami merasa!, kami merasa!, kami merasa tdak di anggap di tanah sendiri Dimana kami selalu di tindas, di Diskriminasi, dan di anggap tak ada. Tuntutan demi tuntutan telah kami lontarkan, tetapi tidak pernah di gubris. Kenapa? Heh..... Wahai pemimpin yang ada di atas sana, mohon menunduk sejenak dan melihat kami yang sedang berjuang untuk mendapatkan keadilan. Lantas....... Apakah perjuangan kami sia-sia (jaga omonganmu) Keluh kesah kami di anggap tak ada Atau benar adanya kami kami bukan sesiapa Hanya anak yang mencari orang tua yang sebenarnya (Kita sama) Hey, Hey tenang lah Bukannya mereka tak paham ini Aku yakin dan aku tahu mereka peduli Hanya saja gengsi yang menguasai Hah.... Kenapa gengsi? Ingat!, ingat!, ingat kita sama Kita lahir dari rahim yang sama, kita dibesarkan di tempat yang sama, dan kita berdiri di tempat yang sama Mana jiwa solidaritasmu, mana jiwa kekompakanmu. Mana!, mana!, manaaa! Apakah semua itu tinggal sejarah?, ataukah kalian yang sengaja melupakan Sungguh sangat kecewaaa
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#16
solidarity
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Titik Hitam Dalam Nurani [END]
  • HAZKI ; Danendra's Little Angel [✓]
  • please stop it!! [Ending]
  • Become Baby Boy✓
  • don't leave daddy CH2 (END)
  • Berjalan di atas Duri [ Completed ]
  • Dawn
  • Scutum (Sedang Revisi)
  • The CHOICE
  • Are We Brother's ? - [boynextdoor] TERBIT✓

[PART LENGKAP] Dunia itu, adalah tempat yang tak pernah memandang penghuninya dengan ramah. Setiap manusia yang berjalan di atas takdirnya sendiri sering kali meninggalkan jejak darah di persetiap langkah. Namun, mereka tetap berjuang untuk terus berjalan demi kehidupan yang tak pasti ini. Perjuangan mereka untuk tetap bertahan begitu nyata. Seperti salah seorang anak kecil-- penderita Tuli Konduktif yang kerap kali dibercandai oleh semesta. Kehidupan tak pernah ramah padanya. Hingga, ia bertemu satu persatu orang. Belajar banyak dari mereka dan mulai memahami tentang setiap arti kehidupan yang berbeda. Berbeda, tentu ... karena sejatinya manusia adalah makhluk yang bertahan hidup dengan proses beragam. Maka jelas jugalah di setiap prosesnya hitam terkadang menodai hati. Dan inilah kisah tentang para manusia yang tidak akan pernah mencapai kata sempurna itu. Di mana mereka akan terus berjuang demi kehidupan yang layak-- walau berkali-kali terjatuh di jurang yang salah. Ini tentang mereka yang tidak sempurna, tentang mereka yang bukanlah orang baik, tentang mereka yang terus hidup hingga Tuhan memanggil untuk pulang. Start : 18/03/2024 Finish : 1/01/ 2025 (12.07 wib)

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści