Pada Senja yang Meninggalkan Luka

Pada Senja yang Meninggalkan Luka

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 9, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Ketika senja hadir, ku harap kau tidak seperti senja yang datang dengan keindahannya. Namun hanya sesaat, lalu hilang dikegelapan malam. Yang kuharapkan hanyalah sebatas angan-angan yang tidak mungkin terjadi. Aku ingin senja tetap bersama ku sampai kapanpun, tapi faktanya ia meninggalkanku sendiri dikegelapan malam tanpa adanya bulan dan hanya luka yang menemaniku saat ini. Kehilangan memang menyakitkan, tetapi Allah mempunyai rencana lain Masalah kecewa biar aku yang rasakan dan kini kau pergi dengan meninggalkan sejuta luka ~Ashiffa Tsamara
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Terakhir Semesta✔️
  • Asa | Lengkap ✓
  • Senja merindu fajar
  • #Tentang Menanti
  • Psikopat Digital? [End]
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Kamu, Aku dan Dia
  • Bukan Sekedar Pelampiasan Amarah.
  • Akhir Kisah [SELESAI]

Semesta Arya Pratama selalu merasa hidupnya seperti langit mendung-kelabu, sesak, dan tidak pernah benar-benar terang. Sebagai anak kedua dalam keluarga yang lebih sering menuntut daripada memahami, ia tumbuh dengan luka yang tak terlihat, terbiasa menyimpan semuanya sendiri. Ia bukan anak yang gagal, tapi juga tak pernah dianggap cukup. Hingga di suatu hari, di sudut perpustakaan yang sepi, ia bertemu dengan Cahya Langit Maheswari. Gadis pendiam yang selalu menunduk, seolah berusaha menghilang dari dunia. Langit tidak banyak bicara, tapi kehadirannya entah bagaimana membuat Semesta merasa sedikit lebih ringan. Namun semakin lama, Semesta justru semakin kehilangan arah. Semakin hari, tekanan dari keluarganya kian menyesakkan. Beban yang ia pikul semakin berat, tapi tak ada yang benar-benar melihat. Dan ketika semuanya terasa terlalu melelahkan, ia membuat keputusan yang tak bisa diubah. Semesta pergi, meninggalkan keheningan yang menggema. Meninggalkan cerita yang tak akan pernah bisa diulang. Dan setelah ia tak ada, barulah dunia menyadari betapa berartinya Semesta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines