Just a Dream

Just a Dream

  • WpView
    Reads 163
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 30, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana bisa Tiara bertemu dengan Sam kembali??? Tiara yang dulu hanya berpapasan wajah saja dan tidak mengenali sesosok Sam, tapi kini lebih dari mengenali dan mengenali. Semuanya berawal dari ketidak sengajaan dan menjadi cerita yang indah. Sam cowok cool, keren, jutek, sifatnya bodoamat, dan menjadi sorotan dikalangan banyak wanita, kini luluh oleh seorang..... Tiara yang mempunyai paras cantik dan humble. Bagaimana ceritanya????? Bantu support ya😉 •••••
All Rights Reserved
#44
puber
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Back With You
  • My Friend and My Bestfriend
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Samara (Complete)
  • Yang Dicari
  • Love's Serendipity
  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
  • NYAMAN [Proses Revisi]

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines