Story cover for KEYA by Elvbrny
KEYA
  • WpView
    Reads 129
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 129
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Oct 29, 2019
Disini aku hanya sebagai perantara, antara Keya dan seorang Jung Jaehyun. Sebagai penyampai sebuah rasa yang tak bisa ku perkirakan seberapa banyak Keya tampung hanya untuk seorang Jung Jaehyun. Disini aku tidak pernah menyalahkan Keya, bahkan Jung Jehyun sekalipun atau terlebih lagi Tuhan. Aku tidak menyalahkan siapapun, ini hanyalah jalan takdir yang harus di jalani.

Kisah ini bukan tentang siapa yang harus di cintai, bukan tentang siapa yang harus mencintai. Tapi ini tentang cinta sejati.







crocoduwa
-31 oct 19
All Rights Reserved
Sign up to add KEYA to your library and receive updates
or
#4keya
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 6
Where My Heart Remains (내 마음이 머무는 곳에) cover
Miracle cover
Stendhal Syndrome: Love Your Smile cover
Krisyeol;Heart Of Hearts (✔) cover
LOVE INTO PANDORA BOX [ SUDAH TERBIT ] cover
Takdir Kita (END) cover

Where My Heart Remains (내 마음이 머무는 곳에)

5 parts Ongoing

"Aku lupa segalanya... tapi kenapa hatiku masih mencarimu?" Mereka pernah bahagia di Jeju. Jauh dari keramaian kota, jauh dari sorotan kamera. Hanya ada pagi yang tenang, rumah kecil penuh aroma kopi, dan dua hati yang saling memilih setiap hari. Kim Jiwon, seorang ilustrator buku anak-anak, dan Lee Jehoon, mantan atlet tinju nasional yang pernah bertarung demi negara, kini memilih hidup sederhana, berdamai dengan luka masa lalu. Namun segalanya berubah dalam satu hari. Kecelakaan itu merenggut ingatan Ji-won, menghapus setiap jejak cinta yang pernah mereka punya. Baginya, Jehoon hanyalah pria asing yang terlalu tenang, terlalu sabar, dan terlalu sering menatapnya seolah kehilangan sesuatu yang tak bisa dijelaskan. Tapi cinta tak selalu butuh dikenang untuk dirasakan. Kadang, hati menyimpan sesuatu yang bahkan pikiran tak sanggup menjangkaunya. Dan bagi Jehoon, kehilangan ingatan Jiwon bukan akhir, itu adalah awal. Awal dari mencintainya sekali lagi. Dengan lebih pelan, lebih lembut. Tanpa terburu-buru untuk dikenali... hanya berharap untuk dicintai, lagi. "Kalau hatimu lupa jalan pulang... bolehkah aku jadi petanya?"