Palpable [Selesai]

Palpable [Selesai]

  • WpView
    Reads 29,297
  • WpVote
    Votes 1,833
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Tue, Dec 1, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
#Love and Hapinness 2 Perempuan keras kepala yang bertahan dengan rasa sakit. Bukannya mengobati luka, justru membuat luka untuk dirinya. Kapan menyerah? Kapan mau mencari obat untuk lukanya? Dan sampai kapan mengabaikan seseorang yang menawarkan diri untuk mengobati lukanya? "Dari 150,4 juta jiwa penduduk laki-laki di Indonesia, mengapa pilihan saya jatuh di kamu?" Spin off Iridescent. Saran saya baca Iridescent dulu :) ©copyright by Exsalind 30 Oktober 2019
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • DANDELION
  • BETWEEN US ➹ Rion Kenzo X Reader.  [𝐒𝐥𝐨𝐰 𝐔𝐩𝐝𝐚𝐭𝐞]
  • Ik Hou Weer Van Je
  • PacarkuPshycopath (TAMAT)
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Luruh [ FINISH]
  • MY MJ (End)
  • HURT [Sudah Terbit]

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikah dengan wanita pilihannya. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, dia pun juga menorehkan luka yang tak bisa kumaafkan. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines