SHITA
  • WpView
    Reads 378
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 10, 2022
[TAHAP REVISI] "Buat apa punya muka ganteng, otak encer, kalo mulutnya kaya cabe?" - Katnya Ayushita, 2019 _____________________ Jangan lupa tinggalkan jejak. Karena tidak dipungut biaya. Because, writing a story isn't as easy as you think.
All Rights Reserved
#384
jepang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • ZIA-IE
  • Cerita Si Kembar [TAMAT]
  • Azzam [Republish]
  • Seperti Odong-Odong
  • Brother and Sister [END]
  • GILANG FALLS [COMPLETED]✔️
  • JAM 3 SORE
  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • True Love??!

[BELUM DI REVISI] So, typo masih berserakan~ About, dua pilihan yang sulit ditentukan. --------------------------------------------------- "Gue nggak mau basa basi" Rehan memalingkan wajahnya. "Gini aja.. Gue kasih pilihan buat lo. Gue atau Rendy?" "Emangnya salah gue apa sih sampe lo kayak gini?" Fix, gue nangis sekarang. Gue tau apa salah gue. Tapi sampe melampaui batas apakah kesalahan gue sampai sampai Rehan kayak gini ke gue? "Lo tanya salah lo apa, apa nggak bisa intropeksi diri yah?!" Mendengar kalimat itu keluar dari bibir Rehan, semua badan gue gemeteran. Entah karena nada suaranya yang meninggi ataupun auranya yang seolah ingin menerkam gue sebagai mangsanya. Gue mencoba menetralkan semua badan gue yang gemeteran dan menyeka air mata yang udah nggak kehitung lagi jumlahnya. Diam sejenak. "Kalo lo mau jawaban dari gue, gue nggak bisa jawab. DAN GUE NGGAK BISA MILIH" Ucap gue dengan penuh penekanan. ®2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines