Milkita
  • WpView
    Reads 781
  • WpVote
    Votes 181
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kamu tuh pilih aku apa milkita!?"tanya Raka geram "Buat aku. Kamu sama milkita itu sama"jawab Key santai sambil memegang makanan yang berpostur bulat, keras, manis dan bertangkai. "Sama?"ulang Raka sambil mengernyitkan kening karena merasa bingung "Iya"jawab Key yang sekarang sudah menatap manik mata Raka"Sama-sama berharga buat aku"lanjut Key sambil memalingkan wajahnya ~~~~~~
All Rights Reserved
#724
sahabat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gamang
  • 𝘖𝘯𝘭𝘺 𝘠𝘰𝘶 (END)
  • Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT
  • DIKANESHA
  • BENCI- Benar Benar Cinta
  • Aku Adalah Lukamu
  • perfect house
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • ArKa (End)
  • ISTRI GEN -Z
Gamang

"Jangan suka sama gue" Hening mengambang diantara kami berdua, membuat suasana semakin terasa menyesakan. "Maksud lo?" "Jangan suka sama gue Ris" "Lo temen gue, lo bahkan yang bikin gue berhasil dapetin cewe yang gue mau dari dulu. Jangan ngehancurin itu semua Ris. Tolong" Aku tergagap di tempat, bingung harus bereaksi apa. Tapi rasa panas di pelupuk mata tak bisa aku abaikan begitu saja. Sakit rasanya mendengar kata yang selalu aku bisikan di setiap hari nya. Harus aku dengar dari dia yang menjadi penyebab nya. Aku menarik nafas panjang, dan menghembuskan nya perlahan. Mencoba menghilangkan sesak yang seolah membakar. "Iya, lo tenang aja. Gue-" kembali, aku menarik nafas dan menghembuskan nya pelan "Gue gak akan ganggu hubungan kalian. Gue sadar, tugas gue cukup sampai bikin kalian jadian. Lo temen gue, Keira sahabat gue. Gue faham Lang. Maaf kalo perasaan gue bikin lo gak tenang" Kalimat itu aku ucapkan dengan lugas. Tak ada ragu dan seolah memang itu yang aku mau. Tapi tidak, tidak dengan keadaan hati ku yang terasa sendu. Sejak awal, harusnya mereka yang menjadi pemeran utama. Ilalang dan Keira. Di pertemukan untuk bersama. Bukan dengan ku, tokoh sampingan yang seharusnya tau batasan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines