"Karena Takdir"

"Karena Takdir"

  • WpView
    Reads 157
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 9, 2020
Masa putih abu adalah pragmen tak terlupakan disepanjang hidupnya.. Keputus-asaan karena patahnya sebuah asa menghancurkan arti bahagia yang ia tata rapi sebelumnya.. Tapi takdir tuhan ikut andil disini,, Dia menghadirkan sosok laki laki dewasa berupaya membangun kembali puing-puing arti bahagia yg sebelumnya hancur dengan imunitas semangat yg tdk pernah putus. Lalu,, apakah tokoh ke tiga ini akan berhasil dgn segala usahanya ?? Atau hanya akan menjadi tokoh tritagonis dalam pragmen hidup tokoh pertama?? #Readers boleh kasih kritik/saran yaa.. Dengan syarat kritik/saran yang membangun tentunyaa. #Happy reading ♥Jadikan Al-Quran sebagai bacaan utama♥
All Rights Reserved
#236
kisahcintasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FATQEEL
  • Bubble Love
  • ANTAGONIS YANG TAK LAGI SAMA
  • VEMBEREIN
  • Kelabu Asa
  • Langkah Kita, Selamanya
  • BRAHMALA
  • Putih Abu! 3
FATQEEL

Aqeela Calista tumbuh di keluarga kaya raya yang menjunjung tinggi kesempurnaan. Sejak kecil, ia sudah terbiasa hidup dalam tekanan, harus selalu menjadi yang terbaik dalam akademik dan kehidupan sosialnya. Di mata orang lain, Aqeela adalah gadis yang sempurna-cerdas, cantik, dan berasal dari keluarga terpandang. Tapi di balik semua itu, ia menyimpan rasa lelah yang tak pernah ia tunjukkan pada siapa pun. Satu-satunya orang yang selalu ada untuknya adalah Fattah Fernandes. Fattah, cowok yang sama kaya dan berpengaruhnya, tapi lebih memilih hidup dengan caranya sendiri. Tidak banyak bicara, tidak suka menjadi pusat perhatian, namun selalu ada di saat Aqeela butuh tempat bersandar. Diam-diam, sejak SMP, Fattah telah menyimpan perasaan untuk Aqeela-perasaan yang tumbuh semakin dalam seiring waktu berjalan. Fattah bisa melakukan apa pun untuk Aqeela. Dia melindunginya dalam diam, memastikan Aqeela selalu aman, dan bahkan rela mengorbankan dirinya sendiri agar Aqeela bisa tetap tersenyum. Tapi bagi Aqeela, Fattah hanyalah sahabat-seseorang yang selalu ada, tapi tidak pernah ia lihat lebih dari itu. Saat hidup Aqeela mulai berantakan karena tekanan keluarga dan ambisinya sendiri, Fattah tetap di sisinya. Tapi sampai kapan? Sampai kapan Fattah bisa bertahan mencintai seseorang yang bahkan tidak menyadari betapa dalamnya perasaan yang ia simpan? Di antara kemewahan, ambisi, dan perasaan yang tak terucapkan, Fattah dan Aqeela harus menghadapi kenyataan: apakah cinta yang tulus akan selalu menang, atau justru tenggelam dalam ketidaktahuan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines