RAZESHA

RAZESHA

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 13, 2019
Cerita tentang Razendra aldric Daverson yang bersahabat dengan Cassandra freya Anderson sejak kecil. Selalu bertengkar saat mereka mulai meranjak dewasa. Razen yang jahil, sangat tidak cocok jika di satukan oleh Sasha yang Cerewet. Bisa bisa telinga sakit setiap hari. Rumah yang berhadapan membuat mereka tidak lepas dari kata 'selalu bertemu'. Walau begitu, mereka pasti akan bertengkar. Namun lama kelamaan, entah dari mana perasaan itu datang dari keduanya. Bukan hidup jika tidak memiliki cobaan. Mereka melewati banyak cobaan di dalam hubungannya. Apakah mereka berhasil melewati semua itu? Bagaimana caranya? Ayo baca!!
All Rights Reserved
#39
anakbaru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • PROTECT √
  • My Ice Prince
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]
  • ARKAN
  • Serenity
  •  Istri Untuk Anak Manja (End)
  • Persahabatan Kita
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • BadBoy Promise

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines