Mahkota Untuk Ibu

Mahkota Untuk Ibu

  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 9, 2019
WpInfo
Fiction
Social Themes
"Bocah edan! Buat makan saja kita sudah susah! Jangan mimpi untuk bersekolah! Apalagi sekolah di tempat orang kaya itu!" "Ya Allah Nak, kenapa kamu masih bertahan jika memang tidak kuat bayar?!" Tubuh ringkih itu berusaha berdiri, bertumpu pada kedua kakinya yang tak berlemak, "saya hanya ingin mewujudkan cita-cita saya." Semua mata menatapnya. Tatapan yang beragam. Kasihan, iba, cemoohan, atau bahkan hinaan. "Saya hanya ingin mahkota untuk ibu saya kelak di akhirat nanti, jadi saya akan bertahan."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SARUNG MAN
  • Langit di Ujung Dapur (TERBIT)
  • I'm Zeba, I'm Perfect, I'm Irreplaceable,
  • ZERO TO HERO
  • kami bertiga dan bayangannya
  • Kunci Jawaban Dari Tuhan [END]
  • Family Strength END✔️
  • Menuju Mahasiswa

Ardani Prawira, atau akrab disapa Wira, hanyalah pemuda desa sederhana yang merantau ke Surabaya. Sejak kecil, hidupnya dipenuhi perjuangan, namun selalu berpegang teguh pada nasihat bijak mendiang bibinya: "Jangan menilai dari penampilan, tapi nilainya kualitasnya. Segala sesuatu punya nilai, asalkan kita mau bersyukur dan menghargai." Setelah kematian sang bibi, Wira mencoba membangun hidup baru sebagai penjual es krim keliling. Hidupnya tampak biasa, hingga suatu malam, sebuah insiden listrik yang konyol mengubah segalanya. Tanpa sengaja, Wira tersetrum dan terbangun dengan serangkaian kekuatan tak terduga: kebal senjata tajam, reflek kilat, kemampuan mengeluarkan api, kecepatan super, bahkan bisa terbang! Awalnya Wira kebingungan, bahkan malu dengan ide kostum pahlawan yang terpikirkan: terbuat dari sarung. Namun, nasihat sang bibi kembali terngiang, membuka matanya untuk melihat nilai sejati di balik kesederhanaan. Lahirlah SARUNG MAN, pahlawan bersarung yang siap menjaga Surabaya! Dari menumpas preman pasar hingga mengalahkan sosok misterius bernama Sang Pudar yang menguras semangat dan harapan warga, Sarung Man membuktikan bahwa ia bukan sekadar badut berkain lusuh. Ia adalah simbol harapan. Namun, ujian terbesarnya belum berakhir. Ketika ancaman kosmik berupa meteor raksasa sebesar kota melesat menuju Bumi, Sarung Man harus berdiri di garis depan. Bisakah seorang pahlawan bersarung dari Indonesia menahan takdir yang mustahil dan menyelamatkan dunia? Ikuti kisah Ardani Prawira, si penjual es krim yang berubah menjadi Sarung Man. Temukan bagaimana kekuatan sejati, bukan hanya datang dari pukulan dan api, tapi dari hati yang tulus dan prinsip yang tak tergoyahkan. Sarung Man: Ketika Kesederhanaan Berjumpa Kepahlawanan. Copyright: © 2025 Loomdark Studio. All right reserved.

More details
WpActionLinkContent Guidelines