Melukis Mentari

Melukis Mentari

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 3, 2019
Selesai membacakan puisi,Rifa mendapat pujian dari Bu Mila. "Kapan kapan,ibu dibuatkan puisi,ya?" Kata ibu Mila. Lita nyengir. Tapi, dia merasa tidak punya hak untuk dipuji. Saat pulang sekolah,Rifa dihadang beberapa temannya yang iri. "Heh, kamu nggak usah sombong,ya! Mentang mentang dipuji bu Mila!"bentak Nera."iya,memangnya cuma kamu yang bisa bikin puisi bagus? Jangan sombong dulu,deh! Kamu pasti bakal kalah indah bikin puisinya dibandingkan dengan sepupuku. Dia itu penyair cilik!"semprot putri seenaknya. Hmmm ... apa yang akan terjadi selanjutnya? Kenapa teman temanya Rifa iri kepadanya?
All Rights Reserved
#556
setia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REVANO UNTUK REVA
  • Lika-liku Cinta ( Sudah Terbit ✔️ )
  • Strong Girl Michella (END)
  • Sacrifice
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Cinta Syarifa (Completed)
  • SHEFAYRA
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Cahaya [COMPLETED]
  • ketika senja menyapa

Semua orang itu punya masa lalu, baik itu tersimpan sebagai kenangan atau justru rasa sakit yang tak terlupakan. Namun, bagi Revano Giantara masa lalu yang ia rasakan merupakan sebuah kehancuran yang membawanya pada kegelapan tanpa cahaya sedikitpun di dalamnya. Ia tersesat tak tentu arah. Revano tidak memiliki tujuan hidupnya di dunia ini apa? Sampai akhirnya ia bertemu dengan sosok gadis yang menjadi penyelamat hidupnya. Gadis yang menjadi obat atas kesembuhannya dari luka masa lalu, gadis yang berhasil merubah arah pandanganya di dunia ini. "Gak selamanya kehidupan itu isinya hal-hal buruk aja. Tapi, ada hal-hal menyenabgkan yang bisa buat kamu bahagia. Itu semua tergantung cara pandang kamu terhadap dunia seperti apa." "Tujuan kamu hidup untuk apa?" lanjut Reva bertanya. "Gue gak punya tujuan hidup," jawab Revan membuat Reva tertawa. "Kamu aja gak punya tujuan hidup. Terus, kamu udah bilang kalo hidup itu isinya penderitaan?" Revan mernyengit bingung. "Coba kamu cari dulu tujuan hidup kamu itu apa? Percaya deh, setelah kamu udah nemuin tujuan kamu hidup itu untuk apa. Kamu bakal ngerasain hal-hal menyenangkan yang bisa buat kamu bahagia meskipun itu dengan cara sederhana." Revan termenung mendengar perkataan gadis yang duduk di sampingnya itu. Revano Giantara yang tadinya tidak memiliki tujuan hidup. Berubah menjadi, Revano Giantara yang memiliki tujuan hidup di dunia ini. Yaitu, Reva Gissela. Hal-hal menyenangkan yang bisa membuat kita bahagia, yang diucapkan gadis itu kini dirasakan olehnya. Saat berdekatan dengan Reva membuat Revan meraskaan sensasi aneh yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Mengenal Reva, membuat Revan mempunyai keinginan untuk selalu membuat gadis itu bahagia. Revano dan Reva terikat dalam sebuah hubungan asmara selama hampir dua tahun. Hubungan asmara yang membuat siapapun iri, dalam sekejap hancur. Hanya karena satu keegoisan membuat kedua hati itu terluka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines