Barisan Buku [✔]

Barisan Buku [✔]

  • WpView
    Membaca 3,643
  • WpVote
    Vote 329
  • WpPart
    Bab 24
WpMetadataReadLengkap Sab, Jan 11, 2025
Mereka pernah bertemu, untuk pertama kali, di tengah lorong kosong yang sunyi dan hampa dengan barisan-barisan buku sebagai saksinya. Mereka saling melempar senyum atas dasar formalitas semata sampai salah satu dari mereka menawarkan sebuah kisah bahagia tanpa sandiwara. Namun, di setiap pertemuan, pasti ada perpisahan. Pertemuan di antara mereka terlalu sempurna dan semesta mungkin sudah tidak dapat menahan rasa cemburunya. Berbeda dengan perjumpaan yang diawali dengan salam yang hangat, kisah mereka justru berakhir tanpa mulut sempat berucap. Kisah lama mereka telah usai. Akan tetapi, bagaimana jika mereka kembali bertemu selepas perpisahan itu berlalu? Apakah mereka dapat mengenali satu sama lain dan mengingat kenangan berharga milik mereka dulu? #1 in Buku (22/09/2023) #1 in Cheerleader (11/01/2025)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#56
journey
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Luka & Lara (Completed)
  • Remember Again✅
  • EDAMAME [TAMAT]
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • LOVE in SILENCE
  • About Time
  • Your Home [COMPLETE]

Lauren dan Sam bukan kisah yang keras-keras jatuh cinta-mereka tumbuh pelan, dari tatapan singkat, senyum kecil, hingga diam yang saling mengerti. Di balik bangku sekolah yang sederhana, mereka menulis cerita. Tentang tawa yang tak dibuat-buat. Tentang genggaman yang nggak selalu erat, tapi hangat. Dan tentang janji-janji kecil yang mungkin... cuma untuk dikenang. Tapi waktu nggak pernah berhenti berjalan, dan orang-orang nggak selalu tinggal. Kini, mereka duduk di ujung dunia yang berbeda-masih saling ada, tapi tak lagi saling punya. Lalu, jika satu surat bisa membuka kembali pintu yang tertutup rapi, masih pantaskah kisah mereka kembali dibaca? ------------

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan