Barisan Buku [✔]

Barisan Buku [✔]

  • WpView
    Reads 3,651
  • WpVote
    Votes 329
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 11, 2025
Mereka pernah bertemu, untuk pertama kali, di tengah lorong kosong yang sunyi dan hampa dengan barisan-barisan buku sebagai saksinya. Mereka saling melempar senyum atas dasar formalitas semata sampai salah satu dari mereka menawarkan sebuah kisah bahagia tanpa sandiwara. Namun, di setiap pertemuan, pasti ada perpisahan. Pertemuan di antara mereka terlalu sempurna dan semesta mungkin sudah tidak dapat menahan rasa cemburunya. Berbeda dengan perjumpaan yang diawali dengan salam yang hangat, kisah mereka justru berakhir tanpa mulut sempat berucap. Kisah lama mereka telah usai. Akan tetapi, bagaimana jika mereka kembali bertemu selepas perpisahan itu berlalu? Apakah mereka dapat mengenali satu sama lain dan mengingat kenangan berharga milik mereka dulu? #1 in Buku (22/09/2023) #1 in Cheerleader (11/01/2025)
All Rights Reserved
#907
pertemanan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE in SILENCE
  • FRIEND ZONK
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Remember Again✅
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Meet You
  • The First, Not the Last
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Our Journey To Love

(follow dulu sebelum membaca) "saya berniat mengkhitbah putri bapak." seorang laki-laki yang ia kenal sebagai kakak tingkatnya dikampus tiba-tiba saja datang kerumahnya untuk melamar. bahkan untuk saling bertegur sapa pun mereka tidak pernah, hanya beberapa kali bertemu itupun secara tidak sengaja di area kampus. dengan penuh keberanian, laki-laki berparas tampan dengan tinggi semampai itu menatap lekat pria paruh baya dihadapannya. "kamu mengenal putriku?" laki-laki itu menggeleng. "tujuan saya mengkhitbah putri bapak karena saya ingin berkenalan lebih lanjut dengan putri anda, saya ingin mengenal jauh sebelum saya menikahinya." *** "abang serius?" laki-laki tampan itu sudah merasa muak dengan posisinya yang tidak bisa berbuat apa-apa, sejauh ini ia hanya diam dan sesekali memperhatikan dari jauh. sambil terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri, namun ia merasa cukup takut untuk mengungkapkan. bukan, bukan takut atas pengakuannya pada sang wanita. melainkan ia takut rasa sukanya diketahui oleh setan, dan berakhir ia kalah dalam tekadnya untuk tetap menjaga diri dari godaan sebangsa jin. bagaimana kelanjutan, simak cerita ini sampai ending ya!! ig: anggipriskilia [#1wilda 12 mei 2025] [#2fiskiremaja 1 juni 2025] [#3abiyan 12 mei 2025] [#5diam 1 juni 2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines