Di balik senyum seorang mahasiswi yang populer dan tawa hangat teman-temannya, Cheryl tak menyangka hidupnya akan berubah hanya karena satu langkah kecil yang nyaris membuatnya terjatuh. Namun tangan itu menangkapnya-dan mata itu... menyimpan lebih dari sekadar tatapan biasa. Farhesa bukan pria romantis. Ia adalah ambisi yang menyamar dalam diam, luka yang dipendam dalam kesunyian, dan mimpi yang diperjuangkan sendirian. Ia tidak mencari cinta, apalagi perhatian. Tapi takdir punya caranya sendiri untuk mempertemukan dua dunia yang bertolak belakang. Ketika rasa penasaran mulai berubah jadi rasa lain, Cheryl terjebak dalam dilema antara cinta, status, dan harapan keluarganya. Apakah cinta bisa tumbuh dari luka? Dan bisakah cinta menjadi keuntungan paling besar dalam hidup yang penuh perjuangan?
More details