Nova-Caeli

Nova-Caeli

  • WpView
    Leituras 35
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, nov 6, 2019
Sebagai Nova-Caelis, Indika 'Iodean' Asmarawati adalah pemula yang fakir pengalaman. Namun, ucapkan terima kasih pada personna sekaligus Sangunis berkode nama Raddon, hari-hari membosankan mulai terlihat menarik di matanya. "Jadi, siapa sebenarnya nama aslimu?" . . . Proyek iseng Ruru selama November. Jalan cerita masih belum jelas karena tema akan di-upload setiap hari oleh admin NPC di instagram. Ruru bukan member (atau seenggaknya belum, tehe....), tapi sih katanya walopun bukan member masi bisa ikut nulis. Jadi daripada bosen kan ya? . (Setelah serangkaian inktober dan sayembara dan juga ini, jujur aja, Ruru ngerasa maso banget. Padahal tadinya pengen itu NaNoWriMo tapi kalo disuruh nulis 50rebu kata dalam sebulan...err... Ruru ga segabut itu, tolong XP)
Todos os Direitos Reservados
#197
fantasiindonesia
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Ventiones Academy [REVISI]
  • RESURGERE: The Andalas Of Nusan [CH]
  • Inside Dream (END)
  • The Golden Touch
  • World of Ego [Menuju publikasi-Beberapa Chapter telah di Lock]
  • War For Azzhura
  • CAKRA ATMA: 30 Daily Writing Challenge NPC 2019 ― ⌠selesai⌡
  • THE NEW GIRL 2: ILLUSION [SELESAI]
  • The Mist Embracing Eye「SLOW UPDATE」
  • 𓍢ִ໋🀦⊹ ࣪destiny and the moon⊹ ࣪ ˖࣪ ִֶָ☾. [Countryhuman]

Aku hanya seorang gadis berumur tiga belas tahun yang biasa saja. Aku ini sama seperti yang lain. Jadi tidak ada yang istimewa dari diriku. Sampai .... "Selamat, Anda diterima di Ventiones Academy." Aku tak pernah mendengar ada academy semacam itu. Semuanya langsung berubah. Hidupku yang awalnya berwarna hitam-putih, berubah menjadi warna pelangi. Rasanya mataku sampai pusing melihat semua warnanya. Tidak bukan mata, tapi otakku. Oh, aku menyesal ketika kehidupanku sebelum ini aku kurang banyak bersyukur. Aku ini masih tiga belas tahun. Tapi kenapa kejadian yang kualami di luar batas umurku? Sebentar, di luar batas bukan berarti seperti adegan dewasa! Maksudku seperti peperangan? Pembunuhan? Baiklah, aku sepertinya sudah gila. Aku jadi iri dengan remaja normal seperti kalian. **** Cerita ini murni dari pikiran saya sendiri. Karena saya selalu berkhayal yang tidak logis, jadi saya lampiaskan ke dalam cerita ini. Jika ada kesamaan nama dalam cerita ini, itu artinya kebetulan. Vote? Baca aja dulu! Nggak vote juga gpp. Asalkan sudah dibaca ceritanya dan sudah ditaruh di perpustakaan kalian. **** ⛔Lagi tahap revisi. Jadi jangan terkejut jika ada perubahan kata atau chapter secara tiba-tiba

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo