Story cover for Plaie by Tazkiazhr47108
Plaie
  • WpView
    LECTURAS 26
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 26
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado oct 31, 2019
Cerita seorang gadis yang begitu dingin. Begitu banyak rahasia yang disimpannya dan ada banyak juga luka yang dia rasakan sendiri.

Hingga pada suatu saat dia bertemu dengan lelaki yang lebih banyak menyimpan rahasia dan luka lebih dari dia dan itu membuatnya sadar akan ada banyak orang yang lebih terluka dari dirinya
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Plaie a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Vericha Aflyn ✔️ de Icacty_
58 partes Concluida
#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Jangan Pergi [TERBIT] cover
Vericha Aflyn ✔️ cover
Empty cover
HIDDEN I (The End) cover
Game of Hearts [REVISI] cover
Kizu cover
SIDNEY cover
Kontradiktif cover
LUKKA (MYG)  cover
Aneyra -after meet you cover

Jangan Pergi [TERBIT]

54 partes Concluida

Setiap orang tua punya cara sendiri untuk menorehkan luka pada anak mereka. Seperti Rayanka dirgantara, anak kecil yang sudah sangat di benci oleh ayah kandungnya sendiri, bertahun tahun hidup dengan sebuah tanda tanya akan alasan kebencian ayahnya. Sang ayah pergi dari rumah di susul dengan ibunya yang juga ikut pergi meninggalkan Rayanka sendirian. Anak itu terpaksa bekerja, mencari uang sendiri untuk kehidupan sehari-hari bahkan sekolahnya. Jadi anak pendiam dan sangat tertutup adalah sifat remaja anak itu. "Ka, mama akan duduk paling depan kalau Rayanka baca sumpah dokter nanti." Salah satu kata yang terus Rayanka khawatirkan kebenarannya. Ya, setelah sang ibu pergi, rasanya semangat hidup Rayanka hancur seketika. Apakah ia masih bisa melanjutkan hidup tanpa sosok penerang itu? Sampai.. seorang gadis datang dalam kehidupannya, Aylana launa. Seorang gadis lembut dengan banyak luka. Seorang gadis yang langsung menyita seluruh hati Rayanka. Mereka berjanji untuk terus bersama sampai gelar dokter benar benar ada di depan nama mereka berdua. Namun... Ada sebuah peristiwa dan kebenaran yang bahkan tidak terpikir oleh akal sehat lelaki itu yang membuat semangat hidupnya tumbang untuk yang kesekian kalinya.. Apakah itu? Silahkan baca dalam cerita berikut ini