Rinjani (complete)

Rinjani (complete)

  • WpView
    Reads 324
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 8, 2019
Gadis tangguh yang malang, harus berjuang untuk sang adik dan impiannya. Hingga datang seorang arjuna yang memberi dia kekuatan dalam hari-harinya, tapi mereka harus perpisah karena musibah dari Tuhan. Akankah mereka akan berakhir bahagia atau justru sebaliknya. semua adalah misteri 🕸🕸🕸 cerita ini saya buat lebih pendek, rekomendasi sekali buat sobat readers yang gak sabaran nunggu ending nya kayak saya 😆😆 Selalu saya tunggu kritik dan saran yang teman semua berikan. kritikk yang banyak, kalo perlu hina saja jika perlu di hina. dan semoga saya bisa menulis lebih baik lagi. Terima kasih. start on 01 nov 2019
All Rights Reserved
#979
terbaru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [End] Behind The Heart
  • Kumpulan Cerpen Dewasa
  • Luruh [ FINISH]
  • Ara dan Sean
  • Azila dan Rahasia
  • Absquatulate [Sudah Terbit]
  • Notsuitable [COMPLETED]
  • DIARY SI MANIS📒✅
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • Merpati Putih [DONE]

[Romance] Follow dulu, baru dibaca. Avram Gian Pradipto -Dokter dengan tingkat kegagalan operasi 0%- Wanita itu melihatku tajam. Tanpa rasa terkejut, maupun cemas. Sebaliknya, ia balik tersenyum dan menunjukkan raut lega. Lalu pelan, bibirnya mulai berucap, "Tidak, terima kasih. Tapi, aku tidak ingin sembuh. Jadi, dok ... biarkan aku tetap sakit dan meninggal pada akhirnya." Galiya Mira Tabitha -Pasien dengan tingkat keinginan mati 100%- Pria itu melihatku bingung. Penuh rasa khawatir dan takut. Ia bertindak seakan dirinya adalah pasien dan aku sebagai dokternya. Lalu cepat, suaranya mulai kembali terdengar, "Saya tidak mengerti. Kenapa ... kenapa kamu bisa memiliki pikiran seperti itu? Kematian bukan sesuatu yang mudah. Dan saya ... saya tidak akan membiarkan kamu untuk meninggal. Tidak akan pernah." Bagaimana jadinya, jika seorang dokter yang selalu ingin menyelamatkan nyawa seseorang, bertemu dengan pasien yang tidak ingin diselamatkan? Akankah tercipta sebuah pengertian? Atau justru membentuk sebuah akhir menyedihkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines