Story cover for Hanna by daa_rada
Hanna
  • WpView
    Reads 207
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 207
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Nov 01, 2019
"Ney, Lo pulang bareng Aska?" Tanya Hanna.

"Iya dong.. eh, ngomong-ngomong gue belum bilang sama Lo ya, oh iya kan gue baru bilang sama Sindy ya." Kata neysa.

"Ngomong apaan emang." Hanna menanggapi.

Neysa lalu mendekatkan mulutnya ke telinga Hanna dan berucap pelan,
"Gue.. suka sama aska!!" Katanya lalu menjauhkan wajahnya dari telinga Hanna, dan tersenyum malu kepada Hanna.

Hanna seketika kaku, lalu berusaha untuk tetap santai, ia berusaha membuat senyum di bibirnya. 

~melihat sahabat bahagia kita juga bahagia bukan? Maka itu yang Hanna lakukan.




Baca aja, siapa tau nyaman:)
All Rights Reserved
Sign up to add Hanna to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat) by FatimahIdris3
37 parts Complete
Hujan mengguyur bumi pagi itu. Jalanan digenangi air yang terus berjatuhan dari subuh tadi. Tampak gadis bertubuh mungil tengah disibukkan oleh aktifitas seperti biasa. Hujan bukan alasan untuknya bermalas-malasan. Meski rasa mengantuk terus menghantuinya. "Apa yang kau masak pagi ini?", Seseorang dengan suara berat mirip anak laki2 tiba-tiba muncul. Dia mengambil gelas dan menuangkan air untuk diminumnya. "Bisakah kau tidak membuatku terkejut? suara laki-lakimu sangat mengganggu", Sungut si gadis mungil. "Jangan salah kan aku, ini kan memeang biasa terjadi ketika aku bangun tidur, jadi apa yang kau masak?", Kembali gadis bersuara laki-laki itu bertanya. "Mie instan, kau mau?", Si gadis mungil masih sibuk dengan mie instan untuk sarapannya pagi ini. "Kau baik sekali, 1 mangkuk dengan telur ya, terima kasih", Si gadis bersuara laki-laki itu berlalu meninggalkan si gadis mungil sendiri. Ini bukan cerita tentang kehidupan si gadis mungil dan si gadis bersuara laki-laki. Ini kisah tentang salah satu diantara keduanya. Fatima Nayyer Azahra panggil saja Ahra. Gadis mungil yang pendiam, pintar tapi memiliki takdir yang tidak pernah terbayang sebelumnya. Semua baik-baik saja sebelumnya. Dia dikelilingi orang-orang yang begitu menyayanginya. Dia memiliki ibu dan seorang adik laki-laki bernama Hirham Adzan. Ahra juga memiliki 2 sahabat yang selalu ada saat dia sedih maupun senang. Hani Fairuz si gadis bersuara laki-laki itu salah satunya dan Eleanor Clemira. Mereka sudah seperti saudara. Apapun yang membuat Ahra bahagia, Fai dan El ikut bahagia. Begitupun sebaliknya, apapun yang membuat Ahra sedih, Fai dan El juga merasakan hal yang sama.
ARGLADIS by saazahraa
15 parts Complete
ARGA ADITAMA PRAYOGA. cowo yang terkenal dingin,plus cuek, dan memiliki paras yang sempurna.tetapi laki laki itu selalu memasang wajah datar. arga adalah cowo yang paling di gemari siswi di sekolahnya,jabatan nya sebagai ketua basket di SMA ANGKASA. bukan dia yang ingin menjadi ketua basket,tapi perintah dari wali kelas serta dukungan teman temannya. arga mempunyai sifat acuh,tapi di balik sifat itu arga sangat peduli kepada sekitar. dia menjadi seperti itu karna, KELUARGA. ayah, dan ibunya sangat mementingkat pekerjaan dari pada anaknya. ayah dan ibunya selalu berkata "ayah sama ibu itu,kerja buat kamu juga arga" seperti itulah yang selalu keluar dari mulut ayah dan ibunya. arga mengerti itu,tapi tidak boleh ya sedikit saja memperhatikan arga,menyayangi arga,menanyakan kabar arga. tapi bagi arga sekarang itu sudah tidak penting. arga ingin hidupnya bahagia,sperti orang orang diluaran sana. percuma memiliki harta banyak,tapi keharmonisan di keluarga tidak ada. hingga suatu ketika arga bertemu dengan seorangan gadis bernama GLADIS AUDREY CASSANOVA. salah satu cewe yang paling terkenal di SMA ANGKASA. karna kecantikannya,itu membuat semua kaum adam ter pengarah kepada gladis. gladis tipakal cewe yang pecicilan dan ceroboh,dia sering bolos pelajaran fisika karna malas bertemu dengan guru yang mernurut nya menyebalkan,anggap saja gladis egois. Yaemang begitu faktanya. gladis merupakan cewe yang gampang mencari teman,humble ke semua orang. arga tidak menyangka akan bertemu seorang gadis yang gila seperti gladis. tapi semenjak gadis itu hadir di dalam kehidupan nya, kehidupannya lebih berwarna. akankah mereka bisa bersatu?
You may also like
Slide 1 of 10
Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat) cover
DIFFERENT TWINS [ END ]  cover
ARGLADIS cover
Albel cover
Talk to You [END] cover
Maaf, Dara. cover
AlAz  (end) cover
Because I'm Stupid (End) cover
Jodohku cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover

Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat)

37 parts Complete

Hujan mengguyur bumi pagi itu. Jalanan digenangi air yang terus berjatuhan dari subuh tadi. Tampak gadis bertubuh mungil tengah disibukkan oleh aktifitas seperti biasa. Hujan bukan alasan untuknya bermalas-malasan. Meski rasa mengantuk terus menghantuinya. "Apa yang kau masak pagi ini?", Seseorang dengan suara berat mirip anak laki2 tiba-tiba muncul. Dia mengambil gelas dan menuangkan air untuk diminumnya. "Bisakah kau tidak membuatku terkejut? suara laki-lakimu sangat mengganggu", Sungut si gadis mungil. "Jangan salah kan aku, ini kan memeang biasa terjadi ketika aku bangun tidur, jadi apa yang kau masak?", Kembali gadis bersuara laki-laki itu bertanya. "Mie instan, kau mau?", Si gadis mungil masih sibuk dengan mie instan untuk sarapannya pagi ini. "Kau baik sekali, 1 mangkuk dengan telur ya, terima kasih", Si gadis bersuara laki-laki itu berlalu meninggalkan si gadis mungil sendiri. Ini bukan cerita tentang kehidupan si gadis mungil dan si gadis bersuara laki-laki. Ini kisah tentang salah satu diantara keduanya. Fatima Nayyer Azahra panggil saja Ahra. Gadis mungil yang pendiam, pintar tapi memiliki takdir yang tidak pernah terbayang sebelumnya. Semua baik-baik saja sebelumnya. Dia dikelilingi orang-orang yang begitu menyayanginya. Dia memiliki ibu dan seorang adik laki-laki bernama Hirham Adzan. Ahra juga memiliki 2 sahabat yang selalu ada saat dia sedih maupun senang. Hani Fairuz si gadis bersuara laki-laki itu salah satunya dan Eleanor Clemira. Mereka sudah seperti saudara. Apapun yang membuat Ahra bahagia, Fai dan El ikut bahagia. Begitupun sebaliknya, apapun yang membuat Ahra sedih, Fai dan El juga merasakan hal yang sama.