Story cover for Delusi by Nofi_prmt
Delusi
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Nov 01, 2019
aku hanya bisa melihatmu dari jauh. Aku hanya bisa melihat senyuman manismu dari jauh. Aku hanya bisa  mengawasimu dari jauh. Aku hanya bisa berdiam diri, mendekam dalam delusi yang aku buat. Aku tak bisa berkutik untuk berjuang buat dirimu. Aku tau batasanku, aku tau aku harus berada di zona apa.

biarkan aku menjadi pengagum rahasiamu meskipun itu dari kejauhan. Melihatmu bahagia itu sangat membuatku lega. Aku akan mengawasimu dari sini, di tempatku, tempat dimana kau tak tahu bahwa kau mempunyai seseorang yang selalu mencintai mu. Jiwaku akan selalu bersamamu, meskipun fisikku tak berada di sisimu.
All Rights Reserved
Table of contents

1 part

Sign up to add Delusi to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END] by Cacamarica_zzhh7
63 parts Complete
PLAGIAT JAUH-JAUH SANA! "Apa Anda bodoh, malas, dan berambisi ingin mendapatkan nilai bagus? Silakan datang ke tempat kami bersama orang tua kalian, kami akan membuat otak Anda merasakan kesegaran seperti di alam bebas. Tanpa berpikir keras, otak kalian bisa fokus bertumbuh kembang ke hal lain. Silakan menghubungi nomor tertera di bawah ini." Di dunia ini kertas ulangan dan nilai dianggap remeh. Anak adalah ujung tombak untuk para orang tua. Bagaimana jika anak itu mendapatkan hal spesial dari privilege sebagai orang kaya? Mendapatkan serbuk emas yang dijual hanya untuk para orang kaya yang serakah, egois, dan haus akan kepuasan. Ingin mendapatkan apa pun untuk sebuah pencapaian di atas rapor mereka, dengan satu rahasia mudah mereka semua akan mendapatkannya. Asal kalian punya uang. Kisah tentang seseorang perwakilan dari dunia atas, turun ke dunia bawah untuk memperbaiki sistem yang rusak di sekolah pilihan dan malah mendapatkan pesaing penting di sana. "Masa emas untuk anak-anak akan hancur." - Ada tiga pria pernah berkata seperti ini padanya. "Ini maksudku, sejauh apa pun kau pergi aku akan selalu sampai lebih awal di sana, ingat itu." "Aku akan menantikan sifat lugumu yang lain, jadi jika nanti kita bertemu kembali, janganlah menghindar." "Maaf telah membencimu dulu, aku kira anak kecil yang aku temui waktu itu akan membisu hingga sakit itu membusuk selamanya. Tapi, kau mampu menghapus pikiranku padamu saat itu." Mendapatkan ucapan itu dari pengawal dan dua kakak beradik, membuatnya semakin kebingungan dalam emosi yang kosong. Semua hal yang dia suka hilang dalam sekejap, sebab kehadiran mereka yang akrab.
You may also like
Slide 1 of 10
STUCK cover
Nadi - Naya Dimas [Sudah Terbit] cover
dimana janji tersebut cover
BERBEDA? cover
Tiga : Aku, Kamu, Kita (TAMAT) cover
Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END] cover
Bulan Dan Bintang cover
Inside You cover
ALFIAN BAGASKARA cover
Need Someone💔 cover

STUCK

9 parts Complete

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.