My Simple Man

My Simple Man

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 1, 2019
Tiara Putri Setiawan,ia adalah seorang wanita yang begitu mencintai pria sederhana yaitu Bryan putra megantara.Namun, Bryan ini tidak bisa membalas cinta tiara. Tetapi takdir berkehendak lain, dan akhirnya Bryan dan Tiara bisa saling mencintai dan menyayangi satu sama lain, baik itu dari segi kekurangan ataupun kelebihannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ketos dingin dan gadis bar bar
  • DENDAM
  • Satu Rasa Cinta
  • ARIEANNA
  • Book Hangover
  • DENDAM
  • QUEEN ZELLA
  • [COMPLETED] CONTRAMANDE FIGHT! :#03.CONTRAMANDE SERIES(BRYAN STORY)
  • kenikmatan (21+) TAMAT

1. Ketua Ketos (Ketua OSIS) Nama: Arkan Wiratama Kepribadian: Dingin, tegas, dan perfeksionis, Arkan adalah sosok yang disegani di sekolah. Sebagai Ketua OSIS, ia dikenal memiliki karisma yang memikat dan selalu berhasil menyelesaikan setiap permasalahan dengan kecerdasan dan ketenangannya. Namun di balik sikapnya yang kaku dan teratur, . Arkan adalah seorang yang sangat menjaga citra, tak ingin satu pun hal di sekitarnya berada di luar kendalinya. Baginya, hidup adalah soal rencana yang matang dan disiplin tinggi. Namun, sikap dinginnya perlahan mulai diuji saat ia bertemu dengan seorang gadis yang bertolak belakang dengannya Gadis Barbar (Gadis Liar) Nama: Tara Maheswari Kepribadian: Enerjik, spontan, dan pemberani, Tara adalah gadis yang tidak peduli pada aturan. Dengan gaya bicara ceplas-ceplos dan tingkah lakunya yang sering membuat kekacauan, ia sering dianggap "barbar" oleh teman-temannya. Namun, Tara sebenarnya memiliki hati yang tulus dan selalu berusaha melindungi orang-orang yang ia sayangi. Meski sering masuk ruang BK karena kenakalannya, Tara tetap menjadi sosok yang dicintai karena keberaniannya menegakkan keadilan, meski caranya tidak selalu benar. Kehidupan Tara yang penuh warna bertabrakan dengan dunia Arkan yang serba teratur. Awalnya, keduanya seperti minyak dan air-tidak mungkin bersatu. Namun, konflik demi konflik justru membuka sisi lain dari diri mereka yang selama ini tersembunyi. Tara mulai melihat sisi lembut di balik sikap dingin Arkan, sementara Arkan belajar bahwa hidup tidak harus selalu dikendalikan dengan aturan ketat. Pertemuan pertama mereka terjadi saat Tara secara tidak sengaja membuat kekacauan di acara OSIS yang sangat penting bagi Arkan. Insiden itu membuat keduanya terlibat dalam perseteruan sengit yang tak terhindarkan. Namun, di balik semua konflik dan kekacauan, benih-benih perasaan perlahan tumbuh. Akankah perbedaan besar di antara mereka menjadi jurang pemisah atau justru jembatan yang menyatukan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines