hmmmm
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Nov 1, 2019
dudu bersandar kan boneka beruang besar di kosan membuat Mei bosan dan mulai menerawang membayangkan apa yang mesti tidak dibayangkan berhari hari Mei menunggu kapan dia bisa seperti orang orang yang sibuk dengan dunianya... Mei bahkan menganggap dirinya Mei adalah orang yang tak berguna, dari dulu Mei merasakan kekosongan dan kehampaan hidup dari SMA dulu Mei merasakan bahwa dia itu tidak berguna yang dia lakukan hanya seputar lingkungan rumah dan sekolah pagi bangun kesiangan, ke sekolah jarang mandi, sampai ke sekolah 3 D + 1 P. datang duduk diam pulang,, pulang sekolah makan , tidur sampai sore bangun sekitar pukul 17; 45 biasanya dengan tergopoh-gopoh membereskan rumah agar ibunya tidak marah tapi pekerjaan rumah apa yang bisa dilakukan secepat kilat, akhirnya dia dimarah ibunya juga, mandi selalu tengah malam,, malamnya susah tidur karena kelamaan tidur siang, sibuk main HP sampai tengah malam hingga paginya susah bangun, begitulah siklus kehidupan Mei tidak pernah membaik, tidak pernah berubah
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lost
  • Anak Sekolahan ( END ) ✔️
  • Gadis Populer & bodyguardnya
  • Constellations From The Room
  • TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE )
  • nostalgia SMA kita
  • Komplementer
  • Dilema kakak baru
Lost

Jika Arini bisa menghilangkan apa saja yang ada di bumi, maka hal pertama akan jatuh kepada hari Rabu. Bagi Arini, hari Rabu hanya datang untuk membawa kesialan. Pada hari itu, semua kejadian buruk terjadi padanya. Konflik di dalam keluarga, hancurnya sebuah persahabatan, bahkan lelaki yang ia sayang juga ikut pergi meninggalkan. Namun, entah sampai berapa lama Arini akan selalu ada pada rasa kesalnya. Karena di hari Rabu yang lain, ia dipertemukan dengan seorang laki-laki pucat penghuni rooftop sekolah. Arini sadar bahwa dia adalah laki-laki menyenangkan. Dia membawa banyak perubahan di dalam hidupnya yang kelam. "Setiap hari Rabu, aku akan selalu ada di rooftop ini. Aku janji, saat sedang bersamaku, kesialan di hari itu gak akan datang kepadamu." Hari Rabu yang tadinya dikira damai, perlahan kembali hancur saat ia tahu siapa laki-laki itu sebenarnya. Ketika fakta mengatakan, bahwa dia hanyalah sosok tanpa bayang. Laki-laki tak berwujud nyata, yang telah meninggal sejak sepuluh tahun silam di sekolahnya. #nunobanoia #nudaynoia #nubarkeenamnoia #ayoberanibarengaieunoia ©2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines