We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kecantikan Itu Seperti Mata

Kecantikan Itu Seperti Mata

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 2, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Sebelum menikah, dia adalah orang buta. Setelah menikah, dia tahu bahwa dia adalah "manusia serigala". "Kamu setia padaku, dan aku akan setia kepadamu, setelah kita menikah kamu harus menjagaku agar tidak mati." Tidak ada cara untuk menyelamatkan diri, Xiao yu menemukan Fang Yusheng yang menderita penyakit mata dan tidak pernah dekat dengan wanita. Dia buta, tetapi dia berkata: "Oke". Sejak semalam, Qiao Yu adalah seorang istri. Sebelum menikah, dia berkata kepadanya: "Jangan karena aku buta, kamu berani mengintip aku." Malam pernikahan, dia berkata padanya: "Kamu tidak harus Berpakaian seperti beruang, saya tidak akan dekat dengan wanita". Setengah tahun setelah menikah, hanya karena dia lebih banyak memandang seorang pria, setelah itu, folder dompet meja komputer meja samping tempat tidur ponselnya, semuanya adalah foto Tuan Fang. Satu tahun setelah menikah, tempat tidur, kamar mandi, dan ruang tamu semuanya adalah medan pertempuran mereka. Qiao yu memelototi pinggangnya dan mengeluh: "Bukankah kamu pernah bilang tidak akan dekat dengan wanita?". Fang Yusheng: "Sudahkah kamu mendengar pepetah? Kata-kata pria tidak bisa dipercaya, tapi wanita selalu percaya"
All Rights Reserved
#141
kembalikemasalalu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku yang Berwujud Harimau [Kehidupan Bertani]
  • The Reborn Noble Girl Is Hard to Find (The Glory)
  • Di Balik Wajah yang Tak Menawan (End)
  • (END) Saya Tak Masalah Anda Jelek dan Buta (Memakai Buku)

Lin Baiwu adalah seorang anak laki-laki yang memiliki sifat feminin sejak kecil. Ia dibuang oleh keluarganya karena dianggap tidak berguna. Seorang tukang kayu tua menemukannya dan membesarkannya. Meskipun berjenis kelamin laki-laki, Lin Baiwu tumbuh menjadi pemuda yang kurus lemah, tak mampu mengangkat barang berat atau bekerja keras. Ditambah lagi, tanda kehamilannya sangat samar sehingga ia dianggap sulit untuk melahirkan. Suatu hari, Lin Baiwu menemukan seekor kucing terluka di bawah pohon. Ia merawatnya dengan penuh kasih dan bertanya pelan, "Apakah kamu suka ikan kecil?" Yuan Xiao, raja gunung yang kuat dan perkasa, merasa tersinggung karena dianggap hanya sebagai kucing biasa. Ia mendengus kesal dan memalingkan wajahnya, namun pemuda itu tetap sabar dan membawa ikan kecil ke depannya. Setelah beberapa saat, meski awalnya ogah-ogahan, Yuan Xiao akhirnya menyantapnya dengan lahap. Setelah berhasil sembuh, kucing tersebut tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Pada saat yang sama, seorang mak comblang datang ke rumah Lin Baiwu untuk menjodohkannya. Namun, calon-calon yang diajukan bukanlah orang baik-baik-ada yang berwajah penuh bintik, ada yang pincang, dan bahkan ada yang hanya ingin merebut toko kayu milik ayah angkatnya. Lin Baiwu menjadi bahan tertawaan seluruh desa dan mulai menutup diri di rumah, takut keluar. Hingga suatu hari, seorang pria gagah perkasa datang ke rumahnya membawa mas kawin yang begitu banyak hingga memenuhi jalan dari ujung timur hingga barat desa. Pria itu bernama Yuan Xiao, dan ia menegaskan bahwa ia ingin menikahi Lin Baiwu. Meskipun hatinya gugup, Lin Baiwu setuju karena ayah angkatnya tampak menyukai Yuan Xiao. Yuan Xiao terlihat begitu kuat, tampan, dan penuh semangat. "Memiliki suami seperti ini sungguh menyenangkan," pikir Lin Baiwu. Hanya saja, entah kenapa, pinggangnya semakin terasa sakit.

More details
WpActionLinkContent Guidelines