First post December, 7th 2019
Warning!!!!
POV berdasarkan nama pertama yang muncul pada judul
Leonardo, Leonora, dan Leonidas adalah tiga kakak beradik keluarga Butler yang tinggal bersama paman dan bibi mereka di Holthemsea, Yorkshire Inggris, Di sebuah Rumah peternakan yang dikenal dengan Redroof. Ketiga bersaudara tersebut memiliki paras yang mirip satu sama lain, satu-satunya hal yang membedakan adalah kebiasaan aneh mereka...
Leonardo sebagai kakak tertua memiliki kebiasaan seperti mengamati segala hal yang disuguhkan alam padanya, itu tidak aneh jika sampai disitu saja, tapi bagi pemuda 16 tahun ini buah stroberi yang ia temui di kebun kakek Turner waktu itu adalah tempat para peri kecil menyimpan bayi mereka,
adik perempuannya Leonora suka berbicara pada binatang di peternakan Keluarga Butler, si babi kecil, Porkchop, pernah ditendang oleh gadis ini hanya karena kebiasaannya sebagai anak babi.
Sedangkan yang termuda, Leonidas yang memiliki sikap dingin dan cuek ini sangat suka menyelinap kedalam hutan sendirian, tak ada yang tahu kalau ia menyembunyikan banyak rahasia di dalam sana
Bagaimana kegilaan kembar tiga ini? Mari ikuti kisahnya
Warning
Typo bertebaran
Belum di edit
{PLAGIAT DILARANG MENDEKAT}
Cerita ini murni hasil dari pemikiran dan ide author.
Warning typo bertebaran!!
.
.
.
Di kekaisaran Melatonandia, ada sebuah legenda tentang Hutan Kabut dimana terdapat sebuah pohon besar yang tumbuh subur didalamnya.
Konon siapa saja yang berhasil menemukan pohon tersebut maka seluruh keinginannya akan terkabul, dan jika tidak mereka tidak akan bisa kembali.
"Pohon apa yang dimaksud itu?"
"Tidak ada yang mengetahuinya."
"Mengapa? Bukankah seharusnya ada seseorang yang berhasil keluar dari sana?"
"Hanya satu orang yang berhasil lolos dari tempat tersebut, Yang mulia kaisar. Tetapi beliau menolak untuk mengatakan apapun yang berkaitan dengan hutan tersebut."
Sienna Blair yang merasa putus asa mulai berharap dengan keajaiban yang akan datang padanya. Namun bukannya menunggu, dia dengan berani mulai pergi ke tempat terkutuk itu untuk meminta sebuah permohonan.
"Semuanya keliru, tidak ada yang salah dengan hutan ini!"
"Padahal baru kemarin kau memohon dengan sungguh-sungguh padaku."
"Aku tidak sudi meminta pertolongan pada iblis terkutuk sepertimu!"