sahabat mu ke kasih ku

sahabat mu ke kasih ku

  • WpView
    Reads 2,101
  • WpVote
    Votes 157
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 19, 2020
"rey tunggu" ucp prilly sambil berlari lari di taman "ayo donk prill kejar" ucp reyhan berlarai "rey aku capek ngejar kamu terus" ucp prilly berhenti sambil mengelus dada nya "gitu aja capek payah kamu ah" ucp reyhan lalu menghampiri prilly "abis nya kamu kenceng banget lari nya" ucp prilly "yaudah pulang yuk udah mau hujan kayak nya ni" ucp reyhan "gendong" ucp prilly manja "apaan sih kamu prill...nanti kita di kiraiin pacaran lagi" ucp reyhan "kamu mah gitu aku kan capek rey" ucp prilly "gak kamu harus jalan..yuk ah" ucp reyhan sambil berjalan menuju arah rumah prilly yang tidak jauh dari taman . . . "aliiiiii.....balikiin itu punya gue" ucp rara sambil mengejar ali di halaman rumah rara "apaan ini punya gue" ucp ali sambil berlari lari "ali itu ketoprak gue cepet balikin gak" ucp rara masih mengejar ali "gak mau ini punya gue...lo beli lagi aja ra" ucp ali berhenti karna jarak rara dan ali berjahuan "abang....ali jahat ambil makanan rara" ucp rara berteriak "eheheh apa apaan sih kok ngadu sama bang rere" ucp ali lalu mendekati rara "mangka nya balikiin punya gue..kalo enggak gue bilang sama abang gue ni" ucp rara "yaudah ni gue balikin" ucp ali lalu memberi kan bungkusan ketoprak pada rara
All Rights Reserved
#536
aliando
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dia Bahagiaku
  • KIARA [END]
  • Sepupu
  • cinta pertama
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • Beautiful Disaster
  • LOVE STORY (DITEPI PANTAI)
  • Stay (Away)

Prilly merebahkan dirinya di kasur yang sudah sepuluh tahun ia tinggalkan ke Amerika. Dia rindu bermain dengan Alan. Tetangga samping rumahnya yang dulu sering bermain dengan dia. Tapi, yang sebenarnya Prilly rindukan adalah kembaran Alan. Dari kecil, ia tidak pernah mau diajak main bersama. Sampai terakhir, dia ingin mengatakan iya menerima tawaran Prilly tapi dia urungkan karena tiba-tiba Alan datang. "Pril, ayo ke rumah Om Marafa."panggil Airi, bunda Prilly. "Wahh... Prilly makin cantik aja."Nura, mama Alan berkata ketika keluarga Prilly sampai di rumahnya. "Makasih tan."Prilly. "Prilly??"Alan berlari memeluk Prilly. "Hai Lan?" "Lho, anak kamu yang satunya mana?"Tanya Izama, ayah Prilly. "Dia jadi berandalan Za. Dia nggak pernah dengerin aku lagi."Marafa. Izama hanya mengangguk. Dia tahu, sebenarnya Rafa yang tidak pernah mendengarkan si kembar yang satu lagi. Memang benar, Prilly dekat dengan Alan tapi dia dekat dengan si kembar satunya. Anak itu sering menangis dipelukannya dan cerita kalau ayah dan bundanya selalu pilih kasih. Dia tidak sepintar Alan, dia tidak pernah bisa dibanggakan karena nakal dan selalu bikin ulah. Tapi Izama lebih menyukainya, karena dia memiliki skill beladiri yang tinggi, pendengaran dan penglihatannya sangat sensitive, Izama berencana menjadikan dia penerusnya di bidang sniper dalam satuan KOPASSUS. "Ali, kamu darimana?"Rafa mulai emosi. "Sekolah, Ali kan pakai seragam, ohh... atau ayah nggak pernah merhatiin Ali, basi."Ali hanya berdiri diam, tidak menoleh sama sekali. "Kok bajunya kotor gitu Li? Kamu berantem lagi?" "Apa peduli bunda sih? Anak kesayangan bunda Alan kan? Ali nomor terakhir, cuma sampah yang seharusnya dibuang."Ali berjalan ke kamarnya. Ini cerita pertamaku, tolong dibaca ya? kalau suka silahkan di vote, kalau ada kekurangan silahkan di coment, terimakasih semua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines