Lemari Yang Berpindah (The Moving Cupboard)- Short Story

Lemari Yang Berpindah (The Moving Cupboard)- Short Story

  • WpView
    reads 4
  • WpVote
    Stemmen 0
  • WpPart
    Delen 3
WpMetadataReadCompleet zat, nov. 2, 2019
WpInfo
Fictie
Horror
Leila pun mulai melihat-lihat isi rumah. Rumah tersebut sangatlah besar dan luas, tetapi sangat tidak terurus. Leila lari naik ke lantai dua. Ia terkagum-kagum karena melihat betapa luas kamar-kamar yang berada di lantai itu. Ketika ia berada di kamar yang terkecil dibandingkan kedua kamar lainnya, ia melihat sebuah lemari coklat berdiri di tengah kamar tersebut. Ia pun mendekati dan mendatangi lemari tersebut, ia merasa terikat kepada lemari itu, ia penasaran akan apa yang berada didalamnya, ketika ia memegang bonggol pintu lemari, ia merasa angin panas bertiup ke wajahnya, seolah-olah seseorang menghembuskan nafas mereka ke wajahnya. Hey guys! I'm back! This is just a short horror story that i wrote for my Bahasa Indonesia's homework! I'm sorry that it's in Indonesian. I just feel like posting this you know. I hope you Indonesians like it!
Alle rechten voorbehouden
#819
indonesian
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Putaverunt
  • My Horror •Irror•
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • dav. (book 1)
  • CH Short Story
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • [✔] Lean On Me || Nomin
  • ALVARO S1 [PEMBARUAN]
  • RUMAH BEKAS TUMBAL (TAMAT)

"Putaverunt, yang artinya pikiran. Di mana buku ini hanya berisi cerita pendek yang berasal dari pikiranku." Goresan pena penuh kegelapan mulai menghantuiku. Tak ingin sia-sia, segera kutuai dalam sebuah kertas putih bersih, membagikannya ke pada siapapun yang berani membacanya. Walaupun singkat, setidaknya kita pernah berkomunikasi, bukan? Lembaran yang berisi untaian kalimat singkat, sebagai penenang dalam kehidupan penuh menyesakkan ini. Tak lain juga, sebagai pengalih untuk lari dari hiruk pikuk manusia. Beginilah, isi sejujurnya dari sisi gelapku. Tak masalah jika kau tak ingin mempercayainya, lagipula aku hanya ingin pelampiasan. Tak perlu repot mengintip, karena bisa saja sosok di sampingmu bersedia untuk memberi tahu secara percuma. [Warn!] - OC yang digunakan disini bukanlah cerita asli mereka. Hanya sebagai pelengkap mengenai tokoh cerita. - Ini hanyalah fiksi, kesamaan cerita dalam dunia nyata adalah sebuah kebetulan. - Beberapa mengandung suicide, thriller (or more gore), dan dark thoughts. Jadi, harap bijak dalam membaca. art cover © osora-sensei Story © Nikishima Kumiko

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen