Hiraeth ✓

Hiraeth ✓

  • WpView
    Reads 143,430
  • WpVote
    Votes 14,217
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 17, 2022
[Follow dulu baru baca] TAMAT Hiraeth memiliki arti yang sangat indah, yaitu kata yang menggabungkan rasa kerinduan, nostalgia, dan rasa ingin pulang ke rumah. Ini semacam kerinduan akan seseorang, tempat, dan waktu, yang tidak bisa diputar kembali, semacam kerinduan yang tidak mungkin dapat tercapai. Vano, keponakan kesayangan yang Rajen miliki. Beberapa kali Vano memanggilnya dengan sebutan 'om.' Tentu Rajen menolak panggilan itu, walau Ayah sudah menasehati, Rajen tetap tidak mau. Dia masih muda. Jadilah kini Vano memanggilnya dengan sebutan 'Abang.' Vano adalah separuh detak bagi Rajen untuk melangkah setiap harinya. Hingga untuk kepentingan pendidikan dan perusahaan Ayah, Rajen di haruskan untuk pergi ke Jerman, meninggalkan Vano. Rajen pikir, tidak apa untuk meninggalkan Vano. Lagi pula dia bisa pulang ke Indonesia meski hanya setahun sekali. Vano pun melepas Rajen dengan senyum terbaiknya pula.Vano merasa dia akan baik-baik saja tanpa Rajen. Namun dugaan keduanya salah. Akankah Rajen masih di beri kesempatan untuk berjumpa dengan Vano kembali?
All Rights Reserved
#47
hiraeth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • acalapati
  • JEVANYA || Stepbrother
  • Different (END)
  • Possesive Brother (END)✓
  • Jadi Baby?! [Lengkap]
  • Aviel and his Best Pipo [TERBIT]
  • A Place Where the Sun Hides
  • UWUPHOBIA
  • Aku Disini Kak! [End]
  • A R V I O

"Ran, pulang, bapak udah sayang sama kamu." °°° Kegagalan seolah telah menjadi sahabat karib bagi Hiran-anak ketiga dari empat bersaudara yang lahir tepat di ambang keruntuhan keluarganya. Ketika kemewahan menjelma jadi kenangan dan tawa berubah menjadi diam panjang, Hiran hadir ke dunia. Bagi sebagian orang, ia adalah pertanda malapetaka. Pembawa sial, begitu mereka menyebutnya. Hiran tumbuh dalam keheningan yang tak pernah benar-benar ia mengerti, tapi selalu ia terima. Ia belajar membaca raut kecewa, menghafal letak luka yang tak terucap, dan memupuk kesadaran bahwa dirinya bukan siapa-siapa. Pada usia delapan belas, cinta adalah kemewahan yang tak pernah ia harapkan datang. Ia tahu diri-ia tahu batasnya. Namun, semua keyakinannya mulai runtuh ketika Arabella hadir-gadis dari dunia yang tak pernah Hiran pijak. Anak konglomerat dengan senyum yang mampu menembus dinding-dinding luka. Sekali tatap, cukup untuk mengguncang hati yang selama ini ia jaga mati-matian. Dan meski perasaannya tumbuh tanpa diundang, Hiran tahu satu hal pasti: cinta ini tak boleh hidup. Ia akan menguburnya, sebelum harap kembali menyakitinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines