Untuk Salma ✔

Untuk Salma ✔

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 7, 2020
"Seharusnya kamu bersyukur saya masih mau menganggap kamu anak." "Lihat Sherly dan Jonathan! Dia bisa membuat saya bangga,tapi dengan kamu saya hanya mendapat malu karena menanggung semua akibat dari kenakalan kamu!" "Mending kamu mati sekalian daripada nyusahin saya!" "Kapan sih kamu mati?!" "Keluar dari rumah saya kalo masih berani membantah!" ### Theo menatap lekat Salma-gadis beriris kelam didepannya yang tidak main-main dengan ucapannya. Cutter miliknya pun sudah menyentuh kulit lembut gadis itu. Lalu terlihat Salma menekan benda tajam itu hingga muncul titik-titik darah. "Salma!! Lo jangan gila!!"teriak Andro makin kalang kabut. Elfran tak habis pikir dengan jalan pikiran Salma. Bahkan ia sudah lelah menahan gadis itu. Yang ia yakini,hanya Theo yang mampu menghentikannya. "Jangan lanjutin itu,Sal. Please,"lirih Theo memohon."Gue janji gak akan lakuin hal tadi asal lo buang cutter itu. Please,Sal." Salma menarik sebelah sudut bibirnya."Gue tau lo gak akan biarin gue mati,Yo."
All Rights Reserved
#658
stronggirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CLOSER
  • Because I'm Stupid (End)
  • Bersamamu
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • BLOOMING [END]
  • ALSTARAN [END]
  • Show You
  • Strong Girl Michella (END)
CLOSER

[ON GOING] *Fiksi Remaja [15+] Lebih dekat karena pertemuan. Hadirnya tidak terduga mengisi bagian dari kisah nyata dunia. Aku kira hanya sekedar lewat, ternyata malah semakin mendekat. Entah akan bertahan lama atau hanya sebagai bagian dari cerita hidup saja. _____ Aku hidup dalam kepura-puraan dengan suasana kelabu, bahkan dengan teka teki yang terus membelenggu. Diriku sendiri susah memahaminya apalagi kamu, Kania. Berhentilah karena aku hanya membawa luka tanpa bisa menyembuhkannya. ~Ragil Araga~ Aku sudah terbiasa terluka dan kecewa, jadi tidak perlu membicarakannya. Jangan terlalu mendorongku pergi, karena bisa jadi aku adalah jawaban dari semua teka teki yang sedang membelenggumu kini. ~Kania Sukma~ _____ *Maaf jika cerita ini masih memakai latar dan waktu masa remaja yang duduk di bangku SMA. Sangat membosankan bukan? Tapi cobalah untuk membaca prolognya, siapa tahu sangat penasaran apa yang ada dalam epilognya. Semoga saja berkenan membaca. Terima kasih atas perhatiannya. *I created my story just for fun. If you vote and comment, i'll be very grateful. *Cerita pertama yang aku buat di wattpad. CHECK IT OUT!!!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines