Zara[COMPLETED]

Zara[COMPLETED]

  • WpView
    Reads 5,330
  • WpVote
    Votes 568
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadComplete Sun, May 31, 2020
Suara hujan begitu indah didengar, setelah sekian lama tak hujan Zara sangat merindukannya. Banyak kenangan bersama rintik hujan tahun kemarin. Tak terasa satu tahun telah berlalu Zara dan dia berpisah. Rendy Syahraja.... iya... kekasihnya dulu, Zara masih saja merasa rapuh. Hatinya belum merasakan kesembuhan yang sebenarnya. Setiap hari-hari yang di lewatinya penuh dengan kebohongan tentang keadaan yang sebenernya. Kekasihnya dulu terlalu banyak memberikan kenangan yang tidak akan pernah bisa ia lupakan. Perjuangan Zara mendapatkan kebahagiaannya kembali. 'A cover by arinakhai'
All Rights Reserved
#334
percintaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • My Boy Attention Cold  [SELESAI]
  • Regret [Completed]
  • Autumn and Winters [✓]
  • Cuaca
  • Ex or New? [REVISI]
  • ALEYA~~
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Terjerat obsesi Yandere

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines