Kamu dan Kenangan

Kamu dan Kenangan

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 11, 2019
Setelah itu, betapa aku menyesal. Kenapa aku begitu buruk denganmu. Kenapa aku tidak memperhatikan dirimu yang terus meminta tolong. Dengan sangat aku menyesal, tidak sejuta kali aku mengucapkan, 'Aku mencintaimu'. Kini Aku sendirian, bisa tersenyum tapi dalam hati hampa. Kalau bisa kuputar waktu kembali, supaya aku bisa mengulang keadaan yang lebih baik denganmu.
All Rights Reserved
#38
ost
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • 스캔들 데이트 (Scandal dating) |VJoyKook [End]
  • Love and Secret (Completed)
  • A ghost, but not a ghost// Park Jeongwoo X Kim Jennie
  • Happy Ending ✔
  • Love patiently ✔
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • The Time That I Loved You -> K.J.I
  • SARANGHAE GHOST

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines