AMARA. I LOVE YOU

AMARA. I LOVE YOU

  • WpView
    LECTURAS 1
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, nov 4, 2019
"MAKSUD LO APA??!" "yeu, gitu amat si lo-" "GUE TANYA MAKSUD LO APA HAH" "lah,, itukan-" "APA? lo salah bukannya minta maaf malah ngelak, sebenernya punya otak ga sih lo? OTAK TUH DITARO DIKEPALA BUKAN DITUMIT LO" Vany yang berada disebelahnya risih karena makin banyak murid yang memperhatikan, mulai angkat bicara "Mar udah Marr.. malu diliatin banyak orang anjir, mending cabut aja yu" Bujuk Vany agar sahabatnya tersebut tidak membesar-besarkan hal yang bisa dibilang cukup sepele. "Tarik napas, buang, tarik, tahan, tahan, tahan,,, buang. Oke sip, yuk jalan." Lanjut Vany setelah dirasa sahabatnya mulai membaik. Amara Denisya, dimanapun kapanpun selalu saja membuat keributan dengan teriakannya yang sangat menggelegar dan nyaring. Walaupun tubuhnya tak terlalu tinggi dan kurus tapi ia ditakuti oleh beberapa siswa siswi SMA KLIYA. Hobinya itu iyalah marah-marah, apapun yg Amara lakukan bawaannya selalu marah, entah mungkin karena namanya yang membuatnya seperti itu. mungkin. Meskipun Amara selalu marah-marah tapi ia tidak memiliki kulit yang keriput sebaliknya ia memiliki baby face imut lucu dan cantik dengan rambut panjangnya yg disegi sehingga membuat para siswa menyukainya tetapi tidak dengan sifatnya yang selalu ngegas. Vany Adelia merupakan sahabat Amara, mereka mulai berteman dari kelas 1 SMP hingga sekarang. Ia memiliki sifat yang berbanding terbalik dengan Amara yaitu bersikap bodo amat dan cuek bebek. Entahlah, tapi Vany merasa nyaman dengan Amara karena segalak-galaknya Amara, Ia selalu pengertian kepada Vany. Ini tentang Amara yang ingin memiliki pacar. Ga Jelas Nih WaHaHaHaHaHa~
Todos los derechos reservados
#126
amara
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Friendship In Love
  • Senja Yang Dirindukan
  • RAISEN
  • Love Story
  • JAM 3 SORE
  • Satu semester seribu kenangan
  • BEFUDDLES (SELESAI)

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido