Bara & Berry [Sequel Gifara]

Bara & Berry [Sequel Gifara]

  • WpView
    Reads 376
  • WpVote
    Votes 104
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 11, 2021
[SEQUEL DARI CERITA GIFARA, BISA DIBACA TERPISAH] "Bara suka ya sama Berry? Ayo ngaku," kata Berry sembari menggoda Bara. "Enggak!" jawab Bara dengan ketus. "Enggak salah lagi kan, Bara?" tanya Berry memastikan. "Enggak akan pernah!" jawab Bara yang mampu membuat Berry mengerucutkan bibirnya, sebal. --- -Bara Adijaya- Bara, berbeda dengan laki-laki lain. Kalau laki-laki di luaran sana menunjukkan perhatian sebagai bentuk kasih sayang. Tapi Bara punya caranya sendiri, ia akan menjadi Bara yang ketus, dingin, cuek dan datar, sebenarnya ia sangat peduli dengan sekitar. Apalagi, wajahnya yang super duper tampan itu, membuat Berry ingin segera menghalalkan Bara. -Raspberry Qanshana- Berry tak ada bedanya dengan wanita di luaran sana. Hanya saja sikap nya yang pecicilan mampu membuat orang di sekelilingnya mengusap dada. Namun siapa sangka, di balik sifatnya yang periang ada banyak luka yang Berry rasakan.
All Rights Reserved
#479
populer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bahagia & Luka (END)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • 𝐋𝐨𝐯𝐞 𝐒𝐭𝐫𝐮𝐠𝐠𝐥𝐞 ✔
  • Beautiful Tattoo (COMPLETED)
  • Strawberry
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • DRABIA [END]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • DAVARA

HARAP FOLLOW DULU SEBELUM BACA! [Siapin tissue sebelum baca!] "Denger Shania, gue nggak pernah mengharapkan pertunangan ini. Ngerti?!" ucap Bara dengan penuh penekanan. Shania adalah sosok gadis cantik dengan hati lembut yang penuh kesabaran. Tetapi, tetap saja setiap orang pasti memiliki batas kesabarannya masing-masing. Shania bukanlah gadis yang beruntung karena memiliki kekayaan serta keinginannya yang selalu terpenuhi. Dia juga memiliki beban hidup yang sangat berat seperti manusia lainnya. Dia memiliki penyakit jantung. Shania membiarkan air matanya yang mengalir. "Gue minta maaf kalo selama ini gue cuma ngerepotin lo dengan penyakit gue ini. Bara, gue janji nggak akan nyusahin lo lagi. Gue sayang sama lo. Beri gue kesempatan buat memperbaiki semuanya, gue bakal berusaha sekuat tenaga buat sembuh biar lo bisa nerima gue. Jadi, tolong tunggu sampe waktu itu tiba. Gue mohon.." "Gue nggak peduli sama kesembuhan lo. Seandainya aja lo nggak pernah ada di kehidupan gue, pasti semua bakal baik-baik aja. Hahh miris, kenapa gue harus ditakdirin sama lo?" seru Bara. Bara adalah teman masa kecil Shania. Gadis itu sangat menyukainya. Dulu Bara tidak pernah bersikap kasar padanya, namun kini keadaan sudah berubah. Dan apa sebenarnya alasan Bara melakukan itu? Hingga kemudian Arkan datang di kehidupan Shania. Dia adalah sahabat Bara. Dia yang selalu menghibur Shania setiap kali gadis itu sedih. "Jangan terlalu mengemis cinta, ingat kita itu punya harga diri. Dan cewek itu kodratnya dikejar, bukan mengejar!" ujar Arkan pada Shania. Seiring berjalannya waktu, Shania mulai membenci Bara. Tapi bagaimana jika orang yang ia benci itulah yang justru menjadi malaikat penolongnya? Lalu apa kabar dengan hati Arkan yang mulai menyukai Shania? "Gue percaya. Gue terlahir untuk menikmati bahagia dan luka." #Shania. [Terinspirasi dari drakor Extra Ordinary You. Pencinta Drakor pasti tahu wkwk.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines